Pangdam Minta Mantan Siswa Amalkan Sumpah Prajurit

Pendidikan Tamtama Ditutup Secara Virtual

JAYAPURA- Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab menutup pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Gel I TNI AD TA 2020 secara Virtual di Aula Tonny A. Rompis Makodam XVII/Cenderawasih, Sabtu (10/24) lalu.

Adapun penutupan Pendidikan Dikmata Gel I TNI AD TA 2020 diikuti sebanyak 528 siswa yang telah menjalani Dikmata selama lima bulan sejak upacara pembukaan pada Senin (8/5) hingga selesai pendidikan pada (24/10).

Kegiatan upacara pelantikan dihadiri oleh perwakilan mantan siswa dan perwakilan orang tua dapat berjalan dengan tertib dan lancar serta tetap mempedomani protokol kesehatan.

Pangdam XVI/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab menegaskan para mantan siswa pantang menyerah dan rela berkorban untuk senantiasa bersama dan bersatu dengan rakyat serta mengamalkan sumpah prajurit, Sapta Marga dan 8 wajib TNI sehingga tidak mudah dipengaruhi oleh pihak manapun yang dapat merusak Citra TNI AD. “Terima kasih kepada semua mantan siswa yang telah mengikuti pendidikan dan aturan selama di Pendidikan,” kata Pangdam.

Sementara itu, mantan siswa Secata Yusel Elieser Depametouw mengaku bangga walaupun pekerjaan kedua orang tuanya sebagai petani, Eliser terbukti bisa lulus mengikuti pendidikan dan menjadi Prajurit TNI Angakatan Darat. “Harapan saya kepada adik-adik di seluruh Tanah Papua khususnya di Jayapura, agar mengikuti jejak saya untuk bergabung menjadi prajurit,” ungkapnya. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *