Tinggal Dua Bulan, OPD Diminta Genjot Penyerapan

Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., saat menyerahkan DPPA APBD TA 2020 kepada Sekda Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si., di depan Main Hall Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (23/10)kemarin.  (Foto : Priyadi/Cepos)

JAYAPURA- Dengan Sisa waktu masih dua bulan ini untuk Tahun Anggaran 2020, Wali Kota Jayapura meminta dalam penggunaan dana yang ada di DPA harus benar-benar terserap dengan baik dan DPA ini tidak memiliki pimpinan OPD karena ini menyangkut program dan kegiatan.
Hal Ini dikatakan Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., dalam penyerahan Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) TA 2020 ODP Pemkot Jayapura, berlangsung di depan Main hall Kantor Wali Kota Jayapura bersama Sekda Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si., Ketua Komisi A DPRD Kota Jayapura Mukri Hamadi, dan Kepala BPKAD Kota Jayapura Adolf Siahay.
Wali Kota juga minta setiap OPD bisa mempertanggungjawabkan DPA yang telah ada, secara akuntabel, tepat waktu dan transparan, jangan ada yang berani mengotak-atik DPPA TA 2020 yang telah diserahkan.
“Saya telah menyerahkan DPPA-APBD TA 2020 kepada saudara pengguna anggaran untuk selanjutnya dilaksanakan, dengan rasa tanggung jawab sesuai peraturan pengelolaan keuangan negara dan daerah yang berlaku,’’tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jayapura Adolf Siahay dalam laporanya dijelaskan, APBD Perubahan Kota Jayapura TA 2020 telah ditetapkan dengan Perda Nomor 4 tahun 2020 tanggal 15 Oktober 2020 dan Perwal nomor 28 tahun 2020 tanggal 16 Oktober 2020 tentang penjabaran APBD Perubahan tahun 2020 dengan total sebesar Rp 1.311.933.415.016 atau turun sebesar Rp 59.962.628.519 atau 43,7 persen dari total APBD induk Tahun 2020 sebesar Rp 1.371.896.043.535.2c
Dari Total belanja TA 2020 sebesar Rp 1.299.933.415.016 diafaktasikan ke dalam belanja tidak langsung sebesar Rp 679.838.155.089 (52, 30 persen dari total belanja daerah) dan belanja langsung sebesar Rp 620.095.259. 927 (47, 70 persen dari total belanja daerah). Total belanja daerah ini tersebar dalam 1.326 kegiatan pada 94 pengguna anggaran dengan rincian 641 kegiatan belanja langsung rutin dan 685 kegiatan belanja langsung pembangunan.(dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *