Kasus Baru Terus Meningkat

dr. Silwanus Sumule (gratianus silas/cepos)

JAYAPURA- Kasus positif baru di Provinsi Papua masih terus meningkat. Berdasarkan data Satgas Covid 19 Provinsi Papua, Kamis (22/10), terdapat tambahan sebanyak 128 kasus positif baru di Papua. Berdasarkan data yang telah dikonfirmasi Juru Bicara Satgas Covid 19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., tersebut tambahan 128 kasus baru tersebut berasal di antaranya dari Mimika dengan 29 kasus, Biak Numfor dengan 13 kasus, Kabupaten Jayapura dengan 6 kasus, Nabire dengan 4 kasus, Sarmi dengan 2 kasus, dan Kota Jayapura dengan 74 kasus.
Demikian, diketahui bahwa dari 7 daerah dengan penambahan kasus positif baru tersebut, Kota Jayapura menjadi daerah yang paling signifikan penambahan jumlah kasusnya, yakni sebanyak 74 kasus dalam sehari.
Kota Jayapura sendiri masih berada di puncak dengan angka terkonfirmasi Covid 19 mencapai 4.508 kasus, di mana 1.980 kasus di antaranya dalam perawatan, 2.453 kasus sudah dinyatakan sembuh, dan 75 kasus meninggal dunia.
Selain kasus positif, diketahui bahwa kasus sembuh di Papua juga perlahan mulai meningkat angkanya. Sebut saja, per Kamis (22/10), diketahui terdapat penambahan sebanyak 85 kasus sembuh, di antaranya 33 kasus di Mimika, 6 kasus di Merauke, 15 kasus di Jayapura, 19 kasus di Biak, 1 kasus di Mappi, dan 11 kasus di Kota Jayapura.
Alhasil, secara kumulatif, diketahui bahwa angka kesembuhan di Papua telah mencapai 60,6 persen atau 5.431 kasus, dari total 8.955 kasus positif secara kumulatif. Pada dasarnya, dalam penanganan Covid 19 sejauh ini, penerapan protokol kesehatan masih menjadi langkah preventif yang dikedepankan dalam memutus mata rantai penularan Covid 19 di Papua.
Hal ini diakui pula oleh Pj Sekda Papua, Doren Wakerkwa, yang meminta semua komponen masyarakat, termasuk ASN di lingkungan Pemprov Papua untuk terus waspada terhadap penularan Covid 19.
“Protokol kesehatan menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai penularan Covid 19. Saya harap kita jaga diri agar tidak tertular virus ini. Jangan bersalaman atau bergandengan tangan. Pakai masker dan rajin mencuci tangan,” terang Doren Wakerkwa, Kamis (22/10) kemarin. (gr/gin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *