PMI Papua Apresiasi Realisasi Bantuan Covid dari ICRC

Ketua Harian PMI Papua, Zackheus Degei, mendampingi International Committee Red Cross (ICRC) bertemu Pemprov Papua, Rabu (21/10) lalu. (FOTO : PMI Papua For Cepos)

JAYAPURA- International Committee Red Cross (ICRC) atau Komite Internasional Palang Merah mendistribusikan bantuan perlengkapan kebersihan dan peralatan pelindung ke 5 Lapas dan 4 rumah sakit di Provinsi Papua pada minggu ini, Rabu (21/10) kemarin.
Demikian, Ketua Harian Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Papua, Zackheus Degei, mengapresiasi bantuan tersebut dalam mendukung penanganan Covid 19 di Papua.
“Kami dari PMI Papua menyampaikan terima kasih atas bantuan dari ICRC sebagai salah satu mitra PMI yang telah memberikan banyak bantuan di Indonesia, termasuk di Papua. Selama ini, PMI Papua sukses melakukan berbagai kegiatan kemanusiaan salah satunya berkat dukungan ICRC melalui PMI Pusat,” terang Zackheus Degei kepada Cenderawasih Pos, Kamis (22/10) kemarin.
“ICRC merupakan salah satu donator utama PMI dan berkat dukungannya, banyak kegiatan yang berhasil dilakukan di Papua, termasuk dalam penanganan Covid 19,” tambahnya.
Kata Degei, mengingat Papua menjadi salah satu daerah dengan penularan Covid 19 yang tinggi di Indonesia, sehingga pihaknya meminta ICRC meninjau langsung situasi dan kondisi penanganan Covid 19 di Papua.
“Kami minta ICRC meninjau situasi dan kondisi di Papua dan mereka melakukannya, termasuk melakukan pertemuan dengan berbagai stakeholder hingga memberikan bantuan perlengkapan kebersihan dan peralatan pelindung diri di sejumlah Lapas dan rumah sakit,” terangnya.
Seperti diketahui, ICRC mendistribusikan bantuan tersebut di 3 Lapas di Jayapura, 1 Lapas di Wamena, dan 1 Lapas di Timika berkat kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM.
Alhasil, sebanyak 1.329 warga binaan serta para petugas Lapas akan mendapatkan manfaat dari barang-barang bantuan tersebut. Selain itu, empat rumah sakit di Jayapura yang seluruhnya menerima pasien Covid 19 juga mendapat bantuan peralatan pelindung.
Bantuan yang terdiri dari sabun, kontainer air, hand sanitizer, disinfektan, sarung tangan dan masker, mesin penyemprot, kaca mata pengaman, alat pelindung diri (APD), termometer, dan poster promosi kesehatan telah disesuaikan untuk merespon tantangan yang ditimbulkan oleh Covid 19 di tempat-tempat penahanan dan rumah sakit.
“Jauh lebih sulit menerapkan langkah-langkah pencegahan seperti menjaga jarak dan protokol kebersihan di penjara. ICRC bekerja sama dengan otoritas penjara untuk mengendalikan penyebaran Covid 19 di Lapas dan Rutan di sejumlah provinsi di Indonesia, termasuk Papua dan Papua Barat, yang sangat rentan terhadap pandemi ini,” kata Alexandre Faite, Kepala Delegasi regional ICRC untuk Indonesia dan Timor-Leste yang memimpin secara langsung misi pendistribusian bantuan tersebut. (gr/gin)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *