Disorda Papua : Venue Tenis Aset Pemkot Jayapura

Lapangan Tenis yang menjadi salah satu Venue PON 2021 Papua yang penamaannya menjadi pro dan kontra. ( FOTO: Dok Cepos)

JAYAPURA – Pemberian nama venue Tenis yang diusulkan oleh Pemerintah Provinsi menjadi Wonda Lambu menuai protes dari Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano. Pasalnya orang nomor satu Kota Jayapura itu berharap pemberian nama tenis harus sesuai dengan kearifan lokal Port Numbay.

Kabarnya, Tomi Mano telah mengusulkan pemberian nama venue tenis tersebut menjadi lapangan tenis Sian Soor.

Menanggapi hal itu, Plt Kadisorda Papua, Alexander Kapisa mengatakan bahwa pemerintah provinsi mengaku bahwa venue Tenis tersebut memang merupakan aset Pemerintah Kota Jayapura.

Oleh sebab itu, kata Alex, soal pemberian nama, mereka akan menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah Kota Jayapura setelah proses serah terima dari Pemerintah Provinsi kepada Pemerintah Kota sebagai penerima akhir.

“Itukan aset pemerintah Kota, nanti setelah kita kembalikan kepada Pemerintah Kota kemudian menjadi kewenangan Pemerintah Kota. Karena penerima akhir itu bukan kami di provinsi, tapi penerima dan pemanfaat akhir itu ada di pemerintah Kota Jayapura sebagai pemilik aset,” ungkap Alex sapaan akrabnya kepada Cenderawasih Pos via telepon selulernya, Selasa (21/10).

“Setelah diserahkan, nanti terserah pemerintah kota mau pakai nama apa. Karena wewenang ada di mereka,” sambung Alex.

Menurut Alex, untuk proses serah terima dari Pemprov kepada Pemkot akan dilakukan pada bulan Agustus 2021 mendatang. Setelah diserah terimakan, kata Alex, seluruh pemeliharaan dan perawatan akan menjadi tanggungjawab pemerintah Kota Jayapura.

“Inikan sudah PHO dari pihak kontraktor, dan perawatan. Kemudian nanti kami akan PHO lagi ke pemerintah Kota. Kita pada posisi menghargai bahwa itu asetnya pemerintah kota, konteksnya bahwa pemerintah provinsi sadar bahwa kita hanya membangun saja, dan pemanfaat akhir itu adalah pemrintah kota Jayapura,” pungkas Alex. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *