Wali Kota Tolak Pemberian Nama Lapangan Tenis Wonda Lambu

TOLAK NAMA-Tampak tulisan spanduk yang telah dipasang Pemprov Papua dalam rangka peresmian venue PON XX Tahun 2021 di lapangan teni di lahan Pemkot Jayapura dan Wali kota menolak pemberian nama tersebut karena harus pakai nama adat port Numbay dan wali kota telah usulkan namanya Sian Soor, Selasa (20/10) Kemarin.

*Harusnya nama lokasi adat Sian Soor

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., Menyatakan dengan tegas Pemerintah Kota Jayapura menolak tegas pemberian nama lapangan tenis pemerintah kota yang dibangun dan kini akan diresmikan Pemprov Papua dalam rangka Peresmian Venue PON XX Tahun 2021 dengan diberi nama oleh Gubernur Papua Lukas Enembe Lapangan Tenis Wonda Lambu.

Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano menolak pemberian nama tersebut karena lapangan ini aset pemerintah Kota dan namanya  sudah disiapkan berkearifan lokal setempat  yakni lapangan tenis Sian Soor. nama Sian Soor adalah nama tempat adalah nama lokasi adat suku Hamadi, suku asli Port Nimbay dari kampung Tobati. Yakni nama adat dari tempat dimana lapangan tersebut dibangun. maka diberi nama Sian Soor yang telah diusulkan oleh Pemkot ke Disorda Papua sesuai surat mereka tentang pemberian nama.

“Kami usulan nama itu, kenapa harus diubah kami menolak, harus kembali ke nama Sian Soor, kami tetap pasang nama Sian Soor, jangan atur kami di atas tanah kami, tolong dengarkan kami, kami tahu pembangunan ini dibangun bukan pakai uang pribadi, tapi ini uang rakyat, dari pajak daerah dan pajak negara, kalau dibangun dengan uang pribadi silahkan, mau beri nama anaknya silahkan, dan ada aturan pemberian nama, itu berdasarkan nilai kearifan lokal, nama tempat lokasi dibangun”cecar Benhur Tomi Mano, Selasa (20/10).

Prasasti nama lapangan tenis yang sudah disiapkan penerintah kota jayapura
Prasasti nama lapangan tenis yang sudah disiapkan penerintah kota jayapura

Ditambahkan, kalau pemberian nama seseorang itu yang bersangkutan harus sudah meninggal, atau seorang pahlawan, atau seorang yamg mempunyai jasa, tolong dikembalikan namanya semula, Pemkot berhak memberi nama, karena itu tanah milik pemkot, aset pemkot, lapangan ini aset Pemkot.(dil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *