Laga Eksebisi Persipura dan Sepakbola PON Batal

Pemain Persipura JayapuraIan Kabes dan Boaz Solossa saat mengikuti latihan di Stadion Mandala Jayapura awal tahun 2019 silam. (FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA – Laga eksebisi Persipura Jayapura kontra tim sepakbola PON Papua pada acara seremony peremian Stadion Lukas Enembe batal terlaksana. Pasalanya, manajemen Persipura memilih untuk melindungi para pemainnya dari wabah virus corona.

Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano, mengatakan, bahwa per hari ini (Rabu – red) manajemen Persipura telah melakukan rapat pengurus dan merespon surat dari KONI Papua mengenai laga ujicoba tersebut.

Kata Tomi Mano, ada beberapa alasan untuk tidak mengizinkan timnya terlibat dalam laga ujicoba tersebut, salah satunya maklumat Kapolri untuk tidak memberikan izin keramaian di semua tingkatan, dengan pertimbangan masih tingginya kasus Covid-19 di Indonesia.

Selain itu, pertimbangan lain ialah, surat edaran Gubernur Provinsi Papua nomor. 4040/17769/Z, tentang pencegahan, pengendalian dan penanggulangan corona virus disease atau covid-19 di Provinsi Papua.

Apalagi berdasarkan swab tes beberapa hari lalu salah satu pemain Persipura Jayapura dinyatakan terpapar Covid-19. Sehingga hal tersebut menjadi pelajaran penting bagi manajemen Persipura Jayapura untuk lebih hati-hati dan menjaga semua personil tim agar tidak terlibat dalam situasi dan kegiatan yang memungkinkan tertular atau terpapar Covid-19.

Bahkan kata orang nomor satu Kota Jayapura itu, dalam upaya menjaga seluruh personil tim dari kemungkinan tertular atau terpapar Covid-19, latihan tim saat ini diliburkan, dan kembali melakukan latihan tidak secara bergerombol, dan hanya dilakukan secara virtual.

“Dengan permohonan maaf yang sebenar-besarnya, pengurus Persipura Jayapura belum bisa memenuhi permohonan KONI Papua untuk menggelar laga ujicoba tim PON Papua dengan Persipura Jayapura,” ungkap Tomi Mano kepada Cenderawasih Pos, Rabu (7/10) sore.

Kata Tomi Mano, sebagaian pemainnya saat ini tiba di Kota Jayapura. Sementara untuk satu pemain yang terpapar Covid-19 masih dalam masa perawatan di Kota Batu, Malang, Jawa Timur.

“Sang pemain masih dalam pemantauan tim dokter, kalau sudah negatif baru bisa balik ke Jayapura,” tandasnya.

Diketahui, untuk peresmian Stadion Lukas Enembe dan beberpa venue direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober mendatang di Stadion Lukas Enembe. (eri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *