Bandel, Pelaku Usaha Didenda Rp 500 Ribu

Petugas pendisiplinan Prokes Kabupaten Jayapura saat mengambil tindakan terhadap pelanggar yang tidak mengikuti aturan protokol kesehatan di daerah Doyo Baru, Sabtu (3/10). ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui tim Satgas Pendisiplinan Protokol Kesehatan (Prokes) rupanya tidak main-main dalam menegakkan peraturan terkait pendisiplinan penerapan Prokes di tengah pandemi Covid-19 ini. Pada hari Sabtu (3/10) kemarin, tim Satgas Pendisiplinan Prokes yang terdiri dari gabungan petugas Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI/Polri melakukan penindakan tegas terhadap beberapa pelaku usaha yang membandel dalam hal ini tidak mengikuti aturan penetapan batas waktu pelaksanaan kegiatan usahanya selama masa pandemi Covid-19.

“Berdasarkan laporan dari tim Satgas, hari ini mereka melakukan penindakan tegas terhadap para pelaku usaha yang tidak mengikuti aturan protokol kesehatan terkait dengan waktu bagi para pelaku usaha untuk menjalankan aktivitasnya,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Kabupaten Jayapura, Khairul Lie ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (3/10).

Dia menjelaskan, sesuai peraturan Bupati No. 50 Tahun 2020 tentang kedisiplinan penerapan Prokes Covid-19, pemerintah telah membatasi kegiatan usaha dari para pelaku usaha di Kabupaten Jayapura yakni mulai dari pukul 6 pagi hingga pukul 17.00 WIT atau jam 5 sore. Namun masih ada pelaku usaha yang tidak mengikuti aturan tersebut sehingga harus ditindak sesuai dengan peraturan tersebut.

“Kita sudah ada aturan sehingga kami berharap para pelaku usaha mematuhi peraturan yang sudah berlaku di Kabupaten Jayapura,” tegasnya.

Dia menyebut, setidaknya ada empat pelaku usaha yang mendapatkan “kartu merah” dari tim Satgas Covid-19 itu. Mereka kemudian diganjar dengan hukuman denda berupa uang tunai Rp 500 ribu perorang. Tindakan ini dilakukan pemerintah agar seluruh masyarakat di Kabupaten Jayapura tanpa kecuali harus mengikuti aturan protokol kesehatan untuk membatasi dan menekan penyebaran covid 19.

Dia menambahkan, kegiatan pendisiplinan  penerapan aturan protokol kesehatan di Kabupaten Jayapura sampai saat ini terus berlangsung. Selain pelaku usaha, masyarakat yang beraktivitas di tempat umum juga terus diawasi secara ketat. Bagi yang tidak menerapkan aturan protokol kesehatan tetap diberikan penindakan baik sanksi sosial maupun sanksi hukum berupa denda. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *