Sebagian Besar Pasien Covid di Hotel Sahid dari Klaster  Perkantoran

Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru,MM., berbincang-bincang dengan Kadinkes Kota Jayapura dr Ni Nyoman Sri Antari, di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (28/9) kemarin. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

Kadinkes Kota: Kamar Sudah Penuh

JAYAPURA-Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura dr.Ni Nyoman Sri Antari mengungkapkan,   saat ini untuk pasien yang dirawat di Rumah Sehat Hotel Sahid Jayapura sebanyak 198 orang namun yang 1 orang dibiayai sendiri tapi minta dikarantina dan perawatan di sana dan selebihnya 197 pasien dibiayai Pemkot.    

  Dari 198 orang yang dirawat di Rumah Sehat Hotel Sahid Jayapura kini sudah tidak bisa ditambah lagi karena kamar sudah penuh dan ini kebanyakan yang dirawat pasien OTG.

Oleh karena itu, Kadinkes mengaku akan berupaya menambah lagi tempat penampungan karantina perawatan pasien Covid-19 di Kantor LPMP Papua yang berada di Kotaraja. Pasalnya, sekarang sudah dilakukan penjajakan oleh Dinkes supaya dalam hal proses penyembuhan bisa lebih maksimal lagi karena untuk isolasi mandiri terpusat .

  “Warga masih ada yang  menjalani isolasi mandiri di rumah, kita akan berusaha mencarikan tempat untuk pelayanan perawatan karantina terpusat di Kantor LPMP Papua di Kotaraja dan ini kita lakukan penjajakan untuk diusahakan,”katanya, Senin(28/9) kemarin.

Kadinkes Sri Antari menambahkan, dari 188 pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sehat Hotel Sahid Jayapura kebanyakan memang Orang Tanpa Gejala (OTG) untuk yang memiliki riwayat penyakit parah tentu dirawat di Rumah Sakit. Dan rata-rata yang dirawat di Rumah Sehat usia produktif. Namun ada juga yang OTG tapi hanya penyakit diabetes maupun penyakit penyerta yang tidak parah.

  Menurut Kadinkes Sri Antari, pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sehat diberikan penanganan yang maksimal baik dalam pemberian obat, rutin berolahraga untuk menjaga imunitas tubuh, siraman rohani dan pemberian makanan yang bergizi, dengan ditangani beberapa dokter, jika memang ada yang punya riwayat sakit tentu ditangani dengan dokter spesial.

  Oleh karena itu, dengan kondisi saat ini yang penyebaran Covid-19 sudah cukup masif, menurutnya ini bisa jadi puncak kedua dari bulan Juli lalu yang belum selesai, atau ini justru yang nomor dari bulan Juli lalu sehingga akhir bulan akan dilakukan evaluasi.   

  Kadinkes juga menghimbau kepada seluruh selalu menerapkan protokol kesehatan dan  menjaga imunitas tubuh. Bagaimana masyarakat diminta untuk rajin berolahraga makan makanan yang bergizi, lakukan pola hidup sehat. Konsumsi vitamin C,  vitamin B kompleks dan lainnya.

  Menurutnya, walaupun pasien OTG yang terpapar Covid jika dia bisa menjalankan pola hidup sehat tentu sembuhnya bisa cepat dalam mengembalikan imunitas tubuh untuk melawan virus Corona bisa minimal 5 hari atau sampai 8 hari saja. Sehingga masyarakat  terpapar Covid-19 yang OTG diminta untuk menjaga pola hidup sehat dalam rangka penyembuhan supaya bisa segera sembuh dengan waktu cepat. (dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *