Tiba di Papua, Ditugaskan Turunkan Angka Kematian Covid-19

Tim Kementerian Kesehatan melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Papua, di Kantor Gubernur Papua, Kamis (17/9) kemarin. (Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA– Tim Kementerian Kesehatan melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Papua, di Kantor Gubernur Papua, Kamis (17/9) kemarin.

Dalam kesempatan itu, Tenaga Ahli Kemenkes Bidang Krisis Kesehatan, dr. Irwan Trihapsono, mengungkapkan bahwa pihaknya akan bekerja di Papua selama 2 minggu ke depan.

“Kami dari Tim Kemenkes berkunjung ke sembilan provinsi di Indonesia, salah satu diantaranya adalah Papua. Kami diberi tugas oleh Presiden selama dua minggu di sini. Tujuannya meningkatkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian akibat Covid- 19 di Papua,” ungkap dr. Irwan Trihapsono, Kamis (17/9).

Kata Trihapsono, untuk menurunkan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan, timnya perlu melihat persoalan, seperti halnya di rumah sakit.

“Untuk menurunkan angka kematian, meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kasus baru, dibutuhkan SDM kesehatan di rumah sakit dan sarana yang cukup, serta melihat kekurangan yang bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat,”ungkapnya.

Trihapsono juga mengaku bahwa pihaknya akan gencar melakukan kampanye masker dan melihat pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat di Papua. Terlebih menteri telah melakukan gerakan pembagian masker, di mana Papua mendapat 12 ribu masker.

Menyikapi hal tersebut, di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Dr. Roby Kayame, mengaku bahwa peran dan partisipasi masyarakat harus ditingkatkan lagi dalam mengenakan masker,  sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid- 19.

Sedangkan perihal penanganan Covid 19, Kayame menyebutkan bahwa pihaknya pun telah melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah untuk meninjau langkah penanganan Covid-19 di sana.

“Yang dibutuhkan adalah PCR dan APD, sebab, animo masyarakat untuk melakukan pemeriksaan diri cukup tinggi,” pungkasnya. (gr/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *