Sanksi Prokes Harus Disesuaikan Kondisi Masyarakat

Piet Haryanto Soyan ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Penerbitan Peraturan Bupati Jayapura  terkait pendisiplinan warga agar menaati penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) ketika melaksanakan kegiatan di tempat umum, mendapat apresiasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jayapura. Hanya saja, sanksi pendisiplinan terhadap masyarakat yang mengabaikan Prokes harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat.

“Tidak apa-apa kalau ada peraturan Bupati untuk memberikan efek jera kepada masyarakat yang melanggar Prokes, kami hanya ingin agar disesuaikan dengan kondisi masyarakat,” kata Piet Haryanto Soyan ketika ditemui media ini di Kantor DPRD Jayapura, Selasa (16/9), kemarin.

Dia mengatakan, jika dilihat secara umum, memang sejauh ini perlu adanya aturan untuk memberikan efek jera kepada masyarakat agar bisa menerapkan Prokes sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jayapura.

Apalagi kata dia, memasuki masa new normal ini, kelihatannya aturan Prokes di tengah masyarakat sudah mulai diabaikan. Hal ini yang justru akan memicu meningkatnya kembali jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Jayapura.

“Kami berharap supaya masyarakat tidak harus ada sanksi baru mematuhi aturan yang ada. Ini juga untuk kebaikan kita, apabila kita menjaga diri, menerapkan Prokes sama dengan kita  menjaga orang lain sehingga penyebaran Covid-19 ini bisa dibatasi,”tandasnya.

Oleh karena itu, pada kesempatan itu, dia juga mengajak agar masyarakat di Kabupaten Jayapura bahu-membahu membantu pemerintah khususnya dalam memerangi pandemi Covid-19 ini dengan menerapkan Prokes.

“Pakai masker itu penting, menjaga jarak dan kita harus rutin mencuci tangan, ini sudah tepat untuk membantu membatasi penyebaran Covid-19,” tambahnya.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *