20 SSB Bertarung Rebutkan Juara

Pemain SSB Bhayangkara saat berduel dengan pemain dari SSB Cenderawasih Cakti dalam partai pembukaan yang berlangsung di lapangan sepak bola Frans Kaisepo Makodam XVII Cenderawasih, Rabu (9/9). ( FOTO: Erik / Cepos)

Pangdam Cup

JAYAPURA – Dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75, Kodam XVII Cenderawasih kembali menggelar turnament sepak bola kelompok usia 12-14 tahun Piala Pangdam Cup, guna menjaring bibit potensial pesepak bola Papua.

Turnamen yang berlangsung sejak 9 September hingga 6 Oktober itu diikuti sebanyak 20 SSB yang ada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom.

20 tim dibagi dalam empat pool, setiap pool dipertandingkan di tempat berbeda, untuk pool A akan dipertandingkan di lapangan sepakbola Yonif 751 Sentani, poool B lapangan sepakbola Sipur X Jayapura, pool C lapangan sepakbola Lantamal X Jayapura dan pool D di lapangan sepakbola Swakarsa Keerom.

Turnamen Piala Pangdam Cup usia 12-14 tahun ini merupakan turnamen yang kedua kalinya dalam dua bulan terakhir. Sebelumnya Kodam XVII Cenderawasih juga menggelar turnamen yang sama dalam momentum hari HUT RI ke-75 17 Agustus lalu.

“Semoga event ini dapat meningkatkan prestasi persepakbolaan di Papua, serta menumbuh suburkan rasa persatuan dan kesatuan anak bangsa di Papua,” ungkap Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab dalam amanatnya, Rabu (9/9).

Menurut Pangdam, sepak bola adalah satu cabang olahraga yang sangat digemari oleh masyarakat Papua, termasuk di kalangan anak-anak usai dini.

“Dalam setiap turnamen harus menjunjung tinggi sportivitas, berarti kita harus mampu mengukur dan mengakui kebugaran diri sendiri, serta mengakui kelebihan orang lain. Laksanakan pertandingan dengan jiwa sportif, kembangkan kemampuan dan skill yang dimiliki agar kedepan bisa menapaki kompetisi profesional,” ujar Pangdam.

Kata Pangdam, kompetisi ini juga dapat dijadikan sebagai wadah untuk menjaga kebugaran tubuh, guna memperkuat imun di masa Pandemi Covid-19, serta menjauhkan generasi muda dari bahaya penyalagunaan narkoba dan obat-obat terlarang yang dapat menghancurkan karakter anak bangsa.

“Bagi para pemenang, panitia telah menyediakan hadiah berupa uang pembinaan dan piala. Namun demikian, apapun hasilnya dapat diterima dengan lapang dada dengan jiwa sportif,” ucap Pangdam.

“Karena kegiatan ini selain untuk meningkatkan prestasi, juga sebagai ajang menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa serta menggairahkan semangat berolahraga,” Pungkasya.(eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *