Venue Sepatu Roda Bertaraf Dunia Hadir di Papua

Para pekerja dari PT Nindya Karya saat melakukan pekerjaan fisik venue Sepatu Roda Papua yang berada di Bumi Perkemahan, Waena, Jayapura, Senin (7/9). ( FOTO: Jefri for Cepos)

PON 2021 Papua

JAYAPURA – Technical Delegate (TD) PB Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi), Jefri Abel membeberkan, bahwa pembangunan venue Sepatu Roda yang berada di lokasi Bumi Perkemahan (Buper) Waena, Jayapura, terus dikebut.

Hingga kini, kata Jefri, progres pembagunan venue Sepatu Roda yang sepaket dengan venue Panahan dan Dayung itu menghabiskan anggaran APBN Rp 116 miliar itu telah mencapai progres 35,24 persen.

Menurut Jefri, saat ini, PT Nindya Karya sebagai pihak pengerja mega proyek itu sedang fokus pada pemasangan beton untuk lintasan.

“Kita berharap sesuai jadwal, pertengahan bulan September,  konstruksi atap yang dikirim dari pulau Jawa akan tiba di pelabuhan Jayapura dan segera dipasang,” ungkap Jefri kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Kantor KONI Papua, Senin (7/9).

“Setelah pemasangan atap, kemudian konsentrasi pengecatan lintasan yang langsung dilakukan oleh tim dari Korea Selatan dengan menggunakan bahan bakunya dari Italia, sehingga venue terebut benar-benar bersyarat dalam kalender Word Skate,” sambung Jefri.

Tak hanya untuk cat, Jefri juga menjelaskan beberapa item konstruksi venue Sepatu Roda juga didatangkan dari luar Indonesia.

“Timing system dari Amerika, transponder dari Singapura, lighting yang nota bene menggunakan philips dari Belanda, kekuatan cahaya bisa disetting. Sementara kalau konstruksi atap kita gunakan bahan Indonesia, yang nantinya tanpa tiang di tengah,” ujar Jefri.

Tak hanya itu, kedepan saat progres fisik telah tampung, kata Jefri, venue Sepatu Roda tersebut juga akan disertifikasi oleh Federasi Internasional Word Skate. Sehingga ia pun merasa bangga, venue Sepatu Roda bertaraf dunia akan hadir di Papua.

“Untuk kedepannya menjadikan venue Sepatu Roda Papua berstandar Internasional dengan sebuah sertifikasi dan dapat dilaksanakan sebagai venue berstandar word champion,” ucap Jefri.

“Kami berharap bukan hanya agenda PON, tapi venue Sepatu Roda Papua itu menjadi agenda internasional selepas PON nantinya,” ujarnya.

Jefri juga berharap, saat PON nantinya, ada atlet Papua yang mampu menorehkan tekor nasional, asia bahkan dunia.

“Karena venue Sepatu Roda Papua ini akan disertifikasi oleh Word Skate sebagai Internasional Federasi kami, sehingga bila ada rekor dunia yang tercatat maka rekor itu akan diakui oleh dunia. Semoga ada atlet Papua yang bisa menorehkan sejarah baru di venue yang akan menjadi terbaik se Indonesia itu,” tandasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *