Jangan Salah Gunakan Dana BOS saat Pandemi Covid-19

Christian Sohialit. (Dok/Cepos)

JAYAPURA– Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait menyebutkan bahwa pemerintah pusat mewanti-wanti pihak sekolah untuk tidak salah menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di saat pandemi Covid-19.

“Oleh sebab itu, gunakanlah dana BOS sebaik mungkin. Sudah ada aturan yang disampaikan. Jangan sampai salah menggunakan anggaran Dana BOS,” ungkap Christian Sohialit, Jumat (3/9) kemarin.

Sebagaimana diketahui, tertuang dalam Permendikbud 8/2020, tepatnya di Pasal 9 tentang komponen penggunaan anggaran dana BOS. Disebutkan bahwa terdapat sejumlah pembiayaan yang bersumber dari dana BOS, diantaranya penerimaan peserta didik baru, pengembangan perpustakaan, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler, kegiatan asesment dan evaluasi pembelajaran.

Selain itu, dapat juga digunakan untuk administrasi kegiatan sekolah, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan, langganan daya dan jasa, pemeliharan sarpras sekolah, penyediaan alat multi media pembelajaran, penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri dan lain-lain

Sselama masa pandemi Covid-19, pembiayaan langganan daya dan jasa sebagaimana dimaksud dapat digunakan untuk pembelian pulsa, paket data, dan/atau layanan pendidikan daring berbayar bagi pendidik dan/atau peserta didik, dalam rangka pelaksanaan pembelajaran dari rumah.

Kemudian, pembiayaan administrasi kegiatan sekolah dapat digunakan untuk pembelian cairan atau sabun pembersih tangan, pembasmi kuman (disinfectant), masker atau penunjang kebersihan lainnya.

Adapun, ketentuan pembayaran honor paling banyak 50 persen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 tidak berlaku selama masa penetapan status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19 oleh Pemerintah Pusat. (gr/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *