Sweeping Penggunaan Masker Kembali Dilakukan

Jajaran anggota Polres Biak Numfor ketika melakukan sweeping penggunaan masker dan kelengkapan kendaraan di pertigaan Kantor Bupati, Rabu (2/9). Sweeping masker itu dilakukan menyikapi kesadaran masyarakat dalam memperhatikan protokol kesehataan Covid-19 berkurang semenjak permberlakuan new normal. ( FOTO: Fiktor/Cepos)

BIAK-Pemkab Biak Numfor kembali memperketat pengawasan dan mewajibkan penggunaan masker bagi warganya di tengah peningkatan infeksi virus corona (Covid-19) yang terjadi dalam dua pekan terakhir. Terjadinya lonjakan kasus Covid-19 itu, dikaitkan dengan situasi di masyarakat yang terkesan sudah mengabaikan  protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona itu.

   Setelah rapat koordinasi dengan jajaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, mulai dilakukan sweeping penggunaan masker di jalan dan dilakukan langsung oleh jajaran Polres Biak Numfor. Selain melakukan sweeping, masing-masing pimpinan instansi diingatkan kembali untuk menegaskan penggunaan masker.

   Tak hanya itu, bagi instansi terkait telah diminta supaya melakukan pengawasan dan mengingatkan masyarakat supaya tetap patuh pada protokol kesehatan, termasuk di pasar-pasar dan pusat keramaian lainnya. Hal tersebut dinilai penting menjadi perhatian serius karena persoalan virus corona di Kabupaten Biak Numfor sudah melalui transmisi lokal.

    “Pengawasan di lapangan mulai diperketat kembali, kondisi yang terjadi saat ini setelah ada kelonggaran new normal masyarakat sudah tidak lagi patuh pada protokol kesehatan, penggunaan masker dan bergerombol sudah tidak diindahkan lagi, untuk itu maka perlu dilakukan aturan yang lebih ketat karena angka pasien positif terkomfirmasi tertular virus corona,”ujar Kepala Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor Markus O. Masnembra, SH.,MM, kemarin.

   Dikatakan meningkatnya angka kasus virus corona di Kabupaten Biak Numfor tidak terlepas dari situasi dimana masyarakat sudah kurang memperhatikan protokol kesehatan Covid-19, misalnya saja sudah jarang menggunakan masker, tidak menghindari kerumunan banyak orang, tidak memperhatikan kebersihan tangan dengan cuci tangan dan sejumlah lainnya.

   “Memang agak sulit untuk mengingatkan lagi masyarakat karena kondisi new normal, namun perlu dilakukan langkah-langkah konkrit untuk memperketat aturan terhadap protokol Covid-19,” tandasnya.

   Sekedar diketahui, hingga dengan data Selasa (1/9),  jumlah kasus pasien terkonfirmasi positif tertular Virus Corona di Kabupaten Biak Numfor telah menembus  angka 143 orang, dari jumlah sebanyak itu 43 masih dalam perawatan, sedangkan 2 lainnya telah dinyatakan meninggal dunia.(itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *