BPS Harapkan Kerja Sama Semua Pihak

Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana Helena Carolina, saat menggelar konferensi pers di ruang kerjanya, Sabtu (29/8) lalu.  (Foto:Yohana/Cepos)

Untuk Menyukseskan Sensus Penduduk 2020
JAYAPURA-Sensus Penduduk door to door mulai dilaksanakan hari ini, tanggal 1 hingga 30 September 2020. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Adriana Helena Carolina mengimbau masyarakat untuk dapat berperan aktif menyukseskan pelaksanaan Sensus Penduduk pada tahun 2020 (SP2020).

Adriana menjelaskan bahwa setelah dilakukan Sensus Penduduk secara online pada Februari hingga Mei 2020, bulan ini pihaknya akan melakukan Sensus Penduduk secara door to door dengan mendatangi langsung setiap rumah warga yang ada di wilayah Papua.

“Kami sangat mengharapkan partisipasinya, ibu, bapak, om, tante, kakak dan adik untuk dapat membantu menyukseskan Sensus Penduduk di tahun 2020, dengan tema ‘Mencatat Papua Mencatat Indonesia’,” ungkap Adriana kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (29/8) lalu.
Dikatakan, hasil Sensus Penduduk Online mencatat sebanyak 3,25 persen dari 3 juta penduduk Papua telah berpartisipasi. Diakuinya, jumlah tersebut masih sangat kecil dan masih jauh dari yang diharapkan.

Melihat kondisi tersebut, pihaknya berharap pelaksanaan sensus door to door dapat dimanfaatkan dengan baik. Bahkan, untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Penduduk door to door pihaknya telah menyiapkan sebanyak 6.500 petugas yang tersebar di seluruh wilayah Papua.

Lanjutnya, Sensus Penduduk yang dilaksanakan 10 tahun sekali, tahun ini merupakan sensus ke-7 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik. Berbeda dengan pelaksanaan sensus sebelumnya, tahun ini BPS berkolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri dalam penyediaan basis data.

“Sensus Penduduk sendiri, bukan hanya dilakukan di Indonesia saja. Tetapi juga dilakukan di 34 negara lainnya. Namun dengan pandemi Covid-19, ada beberapa negara yang menunda pelaksanaan Sensus Penduduk. Namun untuk Indonesia kegiatan Sensus Penduduk tetap dilakukan sesuai dengan keinginan Presiden yakni mencanangkan Satu Data Kependudukan Indonesia,” jelasnya.

Menurutnya, pelaksanaan SP2020 kali ini memang cukup berat. Sebab dilaksanakan di tengah pandemi yang ditambah pembatasan anggaran. Meskipun demikian pihaknya tetap optimis dapat melaksanakan keinginan Presiden RI. Oleh karena itu, berbagai macam strategi telah dilakukan guna menyukseskan SP2020.

“Data Sensus Penduduk ini sangat penting sekali. Dimana pencatatan data kependudukan diisi by name by address, kita juga bisa melihat berapa banyak pergesaran penduduk di suatu wilayah,” tambahnya.

“Pada dasarnya data ini sangat penting untuk perencanaan pembangunan di negara ini. Kami sangat mengharapkan bantuan dari semua pihak baik kepala daerah di tingkat provinsi maupun kota dan kabupaten. Termasuk di tingkat distrik dan sebagainya untuk dapat membantu petugas kami dalam hal mencatat penduduk yang ada di lingkungan masing-masing,” sambungnya.

Ditambahkan, agar keberadaan penduduk bisa terekam dengan baik, pelaksanaan sensus secara door to door akan tetap dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Selain itu, mengingat kondisi geografis dan tingkat keamanan di Papua, BPS telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti TNI dan Polri untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Penduduk. (ana/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *