Aparat Dilempar, Judi Dadu di Pasar Jibama Dibubarkan 

Aparat kepolisian saat melakukan pembubaran paksa 200 warga yang aktif bermain judi dadu di Pasar Jibama, Minggu (30/8) malam. ( FOTO: Denny/ Cepos)

WAMENA-Aparat Polres Jayawijaya membubarkan paksa aktifitas judi dadu dan togel yang ada di Pasar Jibama. Para pelaku judi ini telah diimbau untuk bubar, namun mereka kembali dan melakukan perlawanan dengan melakukan pelemparan kepada aparat, sehingga  aparat langsung menembakkan gas air mata untuk membubarkan masa yang bermain judi di sana.

   Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen ketika dikonfirmasi membenarkan adanya pembubaran paksa permainan judi dadu dan togel yang ada di Pasar Jibama. Dari  pembubaran itu 4 orang ditangkap  dan dibawa ke Polres untuk dimintai keterangannya.   

   Awalnya anggota Polres Jayawijaya menerima laporan dari warga Pasar Jibama yang terganggu dengan permainan judi dadu yang cukup banyak dalam pasar. “Tak hanya bermain judi, banyak juga orang mabuk, sehingga warga yang berjualan di pasar merasa tidak nyaman sehingga saya coba untuk memerintahkan Kabag Ops untuk mengarahkan Dalmas, Sabara dan piket Fungsi yang ada untuk mendatangi tempat tersebut juga kita mengedepankan fungsi Binmas untuk memberikan imbauan agar mereka bisa meninggalkan pasar,”ungkapnya Senin (31/8) kemarin.

   Kata Rumaropen sebenarnya kepolisian lebih mengedepankan komunikasi imbauan, namun pada mulanya warga mendengar dan mulai bubar. Akan tetapi disinyalir ada yang memprovokasi para pemuda ini, sehingga mereka kembali berkumpul dan melakukan pelemparan terhadap anggota yang turun kelapangan.

  “Akibat pelemparan itu anggota kita mundur mencari posisi yang aman, sehingga tidak berdampak atau cidera akibat pelemparan, namun karena warga sekitar 200 orang itu merasa banyak dan polisi sedikit, massa terus melakukan pelemparan sehingga kita melakukan penebalan personel,”katanya.

   Kapolres menyatakan meskipun sudah diimbau tetapi mereka tak mau mendengar dan terus melakukan pelemparan sehingga pihaknya langsung melakukan penekanan dengan melapaskan gas air mata  (Flash Ball), sehingga mereka mulai membubarkan diri dan 4 orang pemain judi  dan ikut dalam melakukan pelemparan ditangkap.

  “Kita sudah mengambil keterangan dari 4 orang yang ditangkap  untuk mengembangkan kasus ini, secara umum situasi kamtibmas di Jayawijaya dapat kami kendalikan,”bebernya.

   Kapolres  mengimbau kepada para pemuda yang masih nganggur, bahwa  tanah di Jayawijaya subur dan luas untuk bisa digarap, sehingga jangan menggantungkan kehidupannya di Judi. Sebab, keberadaan pemuda di Pasar Jibama yang dipengaruhi miras sangat mempengaruhi aktifitas perdagangan,

   “kalau bermain judi diam, tidak ada yang mabuk mungkin tidak ada keberatan dari pedagang disana khususnya mama -mama pedagang sayuran, sehingga keberatan itu disampaikan kepada kepolisian dan kepolisian harus berikan jaminan, polisi  datang tak langsung bertindak tetapi lebih dulu memberikan imbauan,”bebernya. (jo/tri)

1 thought on “Aparat Dilempar, Judi Dadu di Pasar Jibama Dibubarkan 

  1. Bola165 game yang tiada bosan-bosannya untuk dimainkan,
    gimana mau bosan?? gara-gara game ini nih, makin ceria dompet gue…
    gak perlu repot ke sana ke mari cari rejeki….
    gak percaya?? silahkan aja tengok dan jangan lupa, join now kalo mau ceria juga isi dompet kalian boss…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *