Kasus Covid-19 di Lapago Mulai Menurun

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lapago yang juga sebagai Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi, SH M.Hum saat berkunjung kampung-kampung. (Foto : Denny/ Cepos)

WAMENA-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 wilayah Lapago mengakui, kasus Covid-19 di wilayah Pegunungan Tengah Papua mulai menurun bahkan tak ada lagi temuan kasus baru khususnya di Jayawijaya yang menjadi pintu masuk ke wilayah ini.

Ketua Gugus Tugas percepatan Penanganan Covid-19 Lapago, Marthin Yogobi menyatakan, tim gugus tugas masing-masing kabupaten, khususnya di Jayawijaya sudah mengambil langkah untuk menempatkan perwakilan tim medis di Sentani sehingga kasus Covid-19 sudah menurun dan langkah itu akan terus ditingkatkan untuk menjaga wilayah Lapago dari Covid -19.

“Bupati sebagai ketua tim gugus tugas sudah mengambil langkah konkret untuk menekan penyebaran Covid-19. Untuk Lapago mulai menurun dan menuju pada zero Covid-19,”ungkapnya Jumat (28/8) kemarin saat ditemui di Bandara Wamena.

Marthin Yogobi yang juga sebagai Wakil Bupati Jayawijaya mengaku, hingga saat ini, jumlah pasien yang dirawat di Jayawijaya 4 orang, mungkin dalam beberapa hari ke depan sudah sembuh.

“Untuk ODP dan PDP ini sudah selesai masa pemantauannya sehingga dapat dikatakan sudah selesai, kita hanya tunggu 4 orang yang masih dirawat ini,”katanya.

Sementara itu, untuk pengawasan jalur darat, lanjut Yogobi, kalau jalur darat memang sampai hari ini mobil belum bisa lewat, tapi kendaraan roda dua barang kali bisa lewat.

“Untuk mengantisipasi jalur darat ini, tim gugus tugas ayawijaya sudah mengambil langkah dengan menempatkan pos di Usilimo, dengan harapan bisa melakukan tes atau pemeriksaan di sana bagi setia warga yang masuk dari Yalimo,”bebernya.

Ia juga menyatakan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya tidak punya kewenangan untuk membuat pos di perbatasan Yalimo -Jayapura tepatnya di Jembatan Meteor, yang punya kewenangan untuk memuat pos kesehatan di sana adalah Pemkab Yalimo. Jayawijaya sudah melakukan tugasnya dengan pengawasan dari bandara.

“ Mungkin Pemkab Yalimo bisa melihat masalah ini dan bisa mengambil kebijakan untuk membuat pos kesehatan bagi warga yang masuk ke wilayah Lapago dengan jalur darat sehingga semua bisa terkontrol dengan baik,”bebernya.(jo/tho)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *