Komitmen Jaga Kedaulatan Wilayah NKRI, Pelanggar Tetap Ditindak Tegas

Danlantamal X Jayapura  Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho, S.E., M.M, menerima noken dari salah satu mama-mama papua di Kampung Skouw Sae, tepatnya di wilayah Posal, dalam melaksanakan kegiatan Bakti sosial kesehatan, Rabu (19/8) lalu.( FOTO: Priyadi/Cepos)

 

Melihat Komitmen Danlantamal X Jayapura  yang Baru Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho, S.E., M.M,

Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho, S.E.,M.M, baru saja dilantik menjadi Komandan Lantamal X Jayapura. Lalu, bagaimana komitmennya dalam menjaga  kedaulatan wilayah NKRI di perbatasan RI-PNG,   yang berbatasan langsung dengan lautan di Negara PNG, yang berada di Kampung Skouw, Distrik Muara Tami,  Kota Jayapura?

Laporan: Priyadi

Suasana penuh keceriaan terpancar dari raut wajah Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho saat tiba di Posal, di Kampung Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, dalam membuka kegiatan Bakti Sosial Kesehatan dan pembagian Sembako masyarakat kampung di sana, hari Rabu (19/8)lalu.

Penuh suka cita dan rasa syukur diucapkan Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho, karena ia bisa bertatap muka dengan masyarakat Kampung Skouw Sae, yang wilayahnya berbatasan langsung dengan negara PNG di Kawasan laut.

  Untuk itu, dalam kesempatan tersebut, Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho, berkomitmen untuk tetap menjaga kedaulatan NKRI yang berada di wilayah perbatasan RI-PNG yang berada di perairan laut di daerah sana. Karena selama ini tugas berat Lantamal X Jayapura selain menjaga kedaulatan NKRI juga harus menjaga,  adanya penyelundupan barang illegal yang masuk seperti Narkoba khusus peredaran ganja, peredaran vanili dan Miras atau pencurian ikan.

Pada kesempatan tersebut Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho, menjelaskan, pihaknya tetap selalu fokus dalam menjaga kedaulatan NKRI, fokus dalam penanganan masalah penyelundupan ganja, vanili dan lainnya di Perbatasan RI-PNG di daerah Kota Jayapura.

“ Walaupun  sebenarnya wilayah Papua tidak ada masalah, tetapi bukan berarti kita diam, kita setiap hari bersama aparat lainnya, TNI bersama dengan POLRI bahu-membahu dengan masyarakat di sini selalu memberikan informasi dan melakukan penindakan-penindakan pelanggaran yang ada di laut,’’katanya.

   Dimana Lantamal X selalu melakukan patroli dalam pencegahan penyelundupan Narkoba, khususnya ganja, Miras yang berasal dari luar, karena jika dibiarkan ini terus bisa membodohi masyarakat Papua,

Maka wajib harus dilakukan penegakan hukum.  Dengan demikian, SDM orang Indonesia khususnya masyarakat Papua bisa tetap sehat, apakah itu sehat fisiknya sehat, otaknya,

Sehingga masyarakat Papua harus menjadi masyarakat yang maju sesuai tema kemerdekaan Indonesia ke-75  ‘’Indonesia Maju’’.   

Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho, mengungkapkan, jika masih adanya pintu masuk penyelundupan di wilayah perbatasan RI-PNG untuk di wilayah perairan laut, tidak menutup kemungkinan Lantamal X bisa membuat Pos Angkatan Laut baru.   

“Kita akan konsisten bersama TNI angkatan darat, TNI angkatan udara, masyarakat kita akan libatkan semuanya untuk memberikan laporan-laporan, karena kita memiliki  keterbatasan dan melibatkan pemerintah terkecil di daerah ini, apakah Kepala Kampung,  Kepala Distrik karena dalam membangun kita tidak bisa sendiri,’’jelasnya.

Disamping itu, jika  dalam membangun Posal,  Lantamal X juga membutuhkan dermaga, karena adanya Posal itu sebagai pos pantau saja, tetapi juga ada actionnya dan jika ada yang melanggar tetap dilakukan penindakan nyata, karena harus ada balancing, jangan sampai warga Indonesia ditangkap di PNG kena denda Rp  50 juta tapi warga PNG yang melanggar dan tertangkap di wilayah Indonesia tidak ada tindakan tegas.

Hal lain yang menjadi komitmen Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho, adalah tetap konsisten dalam menjaga ekosistem laut terutama dari adanya pengeboman ikan oleh nelayan, Lantamal X akan melakukan pembinaan kepada masyarakat khususnya nelayan, supaya tidak melakukan pengeboman ikan di laut karena ini akan merusak ekosistem kehidupan di laut dan mata pencaharian nelayan dan merugikan untuk generasi ke depan.

   Disamping itu, dalam menunjang tugas dalam melakukan pengawasan patrol di laut, Lantamal X juga harus didukung dengan Armada yang mumpuni dan Danlantamal X sudah menghadap ke Panglima membahas Armada dalam menjaga perbatasan.  Dalam melakukan pengawasan di laut, Lantamal X juga dibantu dari TNI AU melalui udara yakni dengan operasi payung udara, BNPB dan lainnya, sehingga semua saling support. (*/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *