Pengiriman Sabu Senilai Ratusan Juta Digagalkan

Kapolres Jayawijaya AKBP, Dominggus Rumaropen bersama Wakapolres Jayawijaya Kompol Leonardo Yoga dan anggota Satuan Narkoba saat menunjukkan barang bukti sabu dan ganja yang diamankan bersama 3 pelaku di Polres Jayawijaya. Denny/cepos

WAMENA- Satuan Narkoba Polres Jayawijaya berhasil mengamankan dua orang pengguna dan pengedar narkotika jenis sabu di Wamena, Kabupaten Jayawijaya berinisial MA dan MF.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti narkoba tersebut seberat 21,59 gram dan 7,27 gram yang dikirim menggunakan penerbangan kargo melalui ekspedisi pengiriman barang, Jumat (14/8).
Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen di Wamena, membenarkan adanya penyelundupan narkoba jenis sabu yang berhasil digagalkan.
Narkoba bernilai ratusan juta rupiah tersebut dikirim melalui jalur penerbangan kargo dari Bandara Sentani Jayapura ke Bandara Wamena.
“Sabu-sabu dikemas dalam dua kantong bening, yang masing-masing berisikan 21,59 gram dan 7,27 gram. Nilainya mencapai ratusan juta rupiah kalau perkecil lagi,”ungkap Rumaropen, Sabtu (15/8).
Jumlah sabu-sabu yang diamankan Polres Jayawijaya ini tercatat sebagai kasus sabu terbesar di wilayah pegunungan tengah Papua.
Setelah menemukan narkoba tak bertuan ini saat diturunkan dari pesawat kargo, personel Polres Jayawijaya langsung melakukan penyelidikan. Dalam waktu sehari, dua pelaku berinisial MA dan MF bisa diamankan.
“Kasus sabu-sabu ini masih terus kita dalami, melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain dan bisa saja akan muncul pelaku lain,” katanya.
Selain mengamankan dua orang terkait pengiriman narkoba jenis sabu, Rumaropen menyebutkan, pihaknya juga telah mengamankan oknum mahasiswa asal Jayawijaya berinisial YL.
Oknum mahasiswa ini diamankan terkait kasus ganja seberat 254,89 gram yang dikemas dalam 24 pelastik bening.
“Ganja seberat 254,89 gram ini ditemukan 9 Agustus, saat penerbangan pesawat dari Sentani ke Jayawijaya. Kemudian Satuan Narkoba melakukan penyelindikan dan penangkapan terhadap seorang pelaku LY,” jelas Rumaropen
Dominggus Rumaropen mengatakan dua kasus itu yang menonjol pada dua bulan terakhir di wilayah hukum Polres Jayawijaya.
“Dua bulan terakhir ini kita telah mengagalkan sekira enam kasus ganja. Saya mengingatkan bahwa tindakan pidana ini tetap kita lakukan dengan tegas bagi siapa yang memasukan barang berbahaya ke Jayawijaya,” tutupnya.(jo/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *