Tak Ada Ekonomi yang Tumbuh Ditengah Lingkungan yang Rusak

Yunita Monim bersama beberapa pencari bia atau kerang di Hutan Mangrove Hanyaan Entrop, usai melakukan grebek sampah di belakang RS AL, Jumat (7/8) kemarin.

JAYAPURA – Untuk kesekian kalinya The Spirit Of Papua menggelar grebek sampah di lokasi Jayapura Selatan. Lokasi yang  diambil juga masih seputaran pantai Hamadi dan Holtekam. Sampah di terusan pantai yang sangat panjang ini seimbang dengan pengunjung yang  datang. Tak pernah sepi, selalu saja ada yang mendarat dan memenuhi bibir pantai. “Ini kali keempatnya dan kami pikir ada perilaku yang memang harus dirubah. Tidak bisa begini terus dan belakangan saling menyalahkan,” kata Marcel Mauri, salah satu anggota posko The Spirit Of Papua, Jumat (7/8).

Lokasi yang digrebek adalah belakang RS AL dan meski sebelumnya sudah beberapa kali dibersihkan ternyata ada saja sampah yang memenuhi pantai. “Untungnya saya melihat semangat muda di kota ini  masih ada. Masih tumbuh dan belum hilang sehingga tanpa harus menunggu pemerintah kami bisa bergerak,” jelasnya. Senada disampaikan finalis Miss Asia Global, Yunita Monim yang mengaku miris melihat kondisi pantai di Jayapura.

Setiap minggu ia turun dan melihat langsung apa yang dilakukan kelompok muda dan ternyata selama itu juga sampah ditemukan berserakan. “Tadi yang didapat ada 36 kantong sampah dan jumlahnya hampir sama seperti yang diperoleh dititik lain, ini belum yang ada di dalam hutan bakau,” katanya. Mahasiswi Uncen Jurusan Planologi ini berpendapat bahwa yang perlu dipahami adalah dari kondisi ini adalah tak ada ekonomi yang tumbuh dari rusaknya lingkungan dan Jayapura maupun Kabupaten Jayapura pernah mendapatkan pelajaran berharga dari rusaknya lingkungan.

“Saya pikir perubahan itu dimulai dari diri sendiri dan selanjutnya ditularkan ke yang lain. Saya pikir anak – anak muda di Jayapura memiliki semangat itu tinggal bagaimana mendapat wadah dan mengikuti yang sudah ada,” imbuhnya. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *