Kurban Ramah Lingkungan dan Alternatif Ketahanan Pangan

Mohamad Huri, S.KM, M.Kes selaku Direktur LAZ As Salaam Jayapura menyerahkan daging kurban kepada masyarakat 

JAYAPURA. Diantara kebahagiaan kaum muslimin dengan hadirnya Hari Raya Idul Adha adalah dengan menunaikan ibadah sholat Hari Raya Idul Adha secara berjamaah dan berkurban berupa hewan peliharaan sebagai bukti keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan serta bukti cinta terhadap sesama dan lingkungan terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Kondisi baru yang berbeda dengan suasana tahun-tahun sebelumnya, menuntut kita untuk meningkatkan simpati dan empati kepada mereka yang dalam kondisi kekurangan dan kesusahan. Momentum kurban menjadi ajang untuk meningkatkan kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama.

Untuk itu, LAZ As Salaam Jayapura menghadirkan dua pilihan kurban yaitu Salur dan Tebar Qurban (Sate Qu) serta Qurban Qu untuk kurban yang ramah terhadap lingkungan, kurban memiliki waktu konsumsi yang lebih lama, dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Sebanyak empat puluh ekor sapi dan dua ekor kambing berhasil dihimpun oleh LAZ As Salaam Jayapura pada tahun 1441 H/2020 M.

Mohamad Huri, S.KM, M.Kes selaku Direktur LAZ As Salaam Jayapura mengatakan “Kurban tidak semata-mata ibadah kepada Tuhan, namun juga menumbuhkan nilai kecintaan terhadap sesama dan lingkungan. Sehingga daging kurban Sate Qu LAZ As Salaam Jayapura yang dibagikan kepada masyarakat dikemas menggunakan besek bambu dan daun sebagai alternatif pengganti plastik yang ramah terhadap lingkungan karena mudah terurai. Kita tahu bersama bahwa sampah plastik saat ini menjadi masalah besar di negara kita termasuk di Kota Jayapura. Sedangkan pengemasan daging kurban menjadi rendang kaleng Qurban Qu memiliki keunggulan yaitu waktu konsumsi yang lebih lama sehingga menjadi alternatif ketahanan pangan masyarakat di masa pandemi Covid-19 sehingga harapannya penyalurannya lebih tepat sasaran”.

 

Selanjutnya Mohamad Huri mengatakan “Selain ibadah inti yaitu kurban, panitia kurban LAZ As Salaam Jayapura tahun ini berupaya menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti mencuci tangan dengan sabun ditempat cuci tangan yang telah disediakan, menggunakan masker, face shield, sarung tangan dan mengatur jarak”.

Pelaksanaan kurban LAZ As Salaam Jayapura menarik perhatian Dinas Peternakan setempat yang melakukan pengawasan langsung ke Tempat Pemotongan Hewan (TPH) Youtefa Abepura dan ditempat pengemasan daging di Entrop Jayapura Selatan.

“Daging kurbannya bersih dan layak dikomsumsi masyarakat. Pengemasan menggunakan besek bambu yang ramah lingkungan, ini bisa menjadi percontohan. Dan panitia kurban juga melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan menggunakan masker, face shield, sarung tangan dan mengatur jarak, ini sangat baik dilakukan dimasa pandemi covid-19 seperti sekarang ini” ujar Drs. I Nyoman Polos selaku Pengawas Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Provinsi Papua.

Dengan tagline #BerbagiHinggaPelosok, LAZ As Salaam Jayapura selama empat hari (31 Juli 2020 hingga 3 Agustus 2020) berhasil menyalurkan empat puluh ekor sapi dan dua ekor kambing ke berbagai daerah dengan rincian tiga puluh tujuh ekor sapi dan dua ekor kambing disalurkan melalui Sate Qu ke sembilan daerah di Papua yaitu Kota Jayapura, Jayapura, Keerom, Sarmi, Kepulauan Yapen, Biak Numfor, Nabire, Merauke, dan Jayawijaya. Dan tiga ekor sapi dijadikan rendang kaleng Qurban Qu.

Semoga ibadah kurban kita diterima oleh Allah SWT, dapat meningkatkan cinta dan kasih sayang terhadap sesama serta cinta terhadap lingkungan. (Yos)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *