Pandemi Covid-19 Bukan berarti Tak Ada Perayaan HUT RI

Anak – anak sekolah dasar terlihat antusias mengikuti perayaan HUT RI ke 75 yang digelar di RT 06 RW 9 Kelurahan Imbi Dok VIII Jayapura Utara, Kamis (6/8) kemarin.(Gamel/Cepos)

JAYAPURA –  Dari rangkaian perayaan hari ulang tahun Republik Indonesia ke 75 yang dilakukan disejumlah titik, pihak Kodim 1701 Jayapura juga menggelar hal serupa di wilayah Jayapura Utara. Kegiatan yang dilakukan secara sederhana ini digelar di kediaman seorang kepala suku, Yance Lambe di RT 06 RW 9 Kelurahan Imbi Dok VIII atas. Pihak Kodim 1701/Jpr sendiri diwakili oleh Danramil 1701 – 02 Jayapura Utara, Kapt Inf Guntur Lukas Tjoe.

Kegiatan yang dilakukan dikhususkan pada anak – anak sekolah dengan jumlah sekitar 50 orang. Hanya kegiatan ini terlihat tetap mengedepankan protokol kesehatan karena sedari pintu masuk semua wajib mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak. “Ada sejumlah lomba ringan yang kami lakukan. Memang situasinya sedang pandemi covid 19 tapi bukan berarti perayaan HUT RI ditiadakan. Kami tetap gelar namun dengan cara yang sederhana dan mematuhi rambu protokol kesehatan,” beber Kapt Lukas Tjoe, Kamis (6/8).

Pihak Koramil menyampaikan  bahwa dalam kegiatan tersebut juga ada penekanan yang diberikan kepada anak-anak. Mereka menjadi sasaran karena dianggap masih polos dan bisa mengingatkan orang tua jika lalai menggunakan masker atau tak mencuci tangan. “Ada edukasi yang kami lakukan mengingat Jayapura angkanya terus naik,” imbuhnya.  Lomba diawali dengan membaca teks proklamasi kemudian diikuti lomba seperti biasa dalam rangka HUT RI. Menariknya disini warga justru meminta agar perayaan HUT RI sebisa mungkin dilakukan di lokasi yang sama.

“Selama ini belum pernah ada kegiatan seperti ini dan dari Koramil datang mengenal adik – adik disini dan memberi bantuan.  Kami berharap perayaan HUT RI nanti dilakukan di sini saja,” kata Yance Lambe. Ini diiyakan oleh Gujen Enumbi yang menyampaikan bahwa selama ini belum pernah ada kegiatan 17 an di lokasi mereka bermukim. “Baru kali ini dan kami lihat warga dan orang tua juga senang sehingga kami setuju bila perayaan 17 an dilakukan ditempat kami juga,” imbuhnya. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *