Evakuasi Bus Air ke Danau Sentani Butuh Biaya

Alfons Awoitauw (Robert Cepos)

SENTANI-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura dalam waktu dekat akan memiliki dua unit Bus Air yang nantinya digunakan untuk mendukung kemajuan pariwisata di Danau Sentani. Bus Air ini memilih panjang 18 meter dan tinggi 6 meter dengan kapasitas 100 penumpang.  Dua bus air itu merupakan bantuan dari pemerintah pusat untuk mendukung sektor pariwisata di Kabupaten Jayapura.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw mengatakan, dua Bus Air itu akan dikirim dari pusat sekitar 31 Agustus nanti. Sehubungan dengan itu, ada beberapa hal penting yang sudah dibicarakan dan dikoordinasikan dengan sejumlah pihak dan stakeholder yang ada di Papua terkait rencana Pemkab Jayapura evakuasi dua unit bus tersebut ke Danau Sentani.

“Ada beberapa hal yang sudah kita dibicarakan dengan beberapa stakeholder, pertama, kesiapan pemerintah daerah karena ini lintas pemerintahan baik kota maupun kabupaten. Pengiriman Bus Air ini akan melewati jalur jalan nasional,”kata Alfons Awoitauw, Selasa (4/8).

Sehubungan dengan itu, tentunya ada hambatan dalam evakuasi Bus Air itu untuk bisa sampai ke Danau Sentani. Misalnya ketika bus ini menggunakan jalan utama, berarti beberapa fasilitas umum di pinggir jalan sepanjang Jayapura-Sentani harus diatur baik dan itu harus disepakati dengan pihak terkait.

“Misalnya kesediaan membongkar ruas jalan oleh  balai  jalan, terus yang punya papan reklame, kita akan memangkas pohon di jalur jalan. Ini butuh biaya, apa bila Pemkab Jayapura bisa menanggulangi maka, itu jauh lebih  bagus karena tidak ada pemotongan bagian kapal,”ujarnya.

Terkait  rencana evakuasi dua bus itu konsekuensinya adalah biaya. Namun mengenai biaya belum dipastikan  apakah ditanggung oleh Pemkab Jayapura atau Kementerian atau pihak konsultan. Karena itu, mengenai biaya ini akan dikoordinasikan kembali pada  rapat selanjutnya.

Namun apabila  biaya ini belum disepakati di tingkat pemerintah daerah maka kemungkinan besar akan dilakukan upaya lain yakni bus air itu akan dipotong pada beberapa bagianya. Tapi opsi ini juga masih ada masalah selanjutnya.  Karena apabila bus air dipotong, maka pada  bagian yang akan dipotong itu nantinya akan dirakit ulang di Jayapura. Tetapi di Jayapura sampai saat ini masih terkendala listrik yang masih mengalami gangguan.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *