Lagi, Tiga Pelaku Perjalanan Terkonfirmasi   Positif Covid

dr. Nevile Muskita (Sulo/Cepos)

MERAUKE- Lagi dan lagi   pelaku  perjalanan   dari luar Merauke  dinyatakan positif  Covid-19. Jika sebelumnya    8  pelaku perjalanan   dari luar  Merauke sejak  penerbangan  penumpang dibuka, maka    kembali  3 pelaku perjalanan terkonfirmasi   Covid-19, sehingga menambah daftar panjang pasien Covid-19 di Merauke.

  Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Merauke  dr. Nevile R. Muskita  saat dihubungi media ini mengungkapkan  bahwa ketiga  pelaku  perjalanan yang  terkonfirmasi  positif Covid-19 tersebut adalah semuanya  berjenis kelamin laki-laki. “Satu dari  Surabaya, satu dari Makasar dan satunya  dari Nabire-Jayapura kemudian Merauke,” tandas  Nevile Muskita.

  Nevile menjelaskan, bahwa ketiga tambahan  positif Covid-19 ini setelah melakukan karantina mandiri  selama 10 hari kemudian dilakukan rapid test. Dari rapid test tersebut hasilnya reaktif kemudian    dilakukan  swab  dan hasilnya   terkonfirmasi positif   Covid-19.  Dengan    terkonfirmasinya   tambahan 3 positif  Covid-19  tersebut maka   total  pelaku  perjalanan yang positif  sebanyak  11 orang. Dimana  dari 11   tersebut, baru   1 orang yang dinyatakan   sembuh  dan 10 orang masih    menjalani   perawatan.   

  “Ya, kalau dilihat sekarang  bahwa semuanya  yang   terkonfirmasi  positif  belakangan  ini adalah  pelaku perjalanan,” tandasnya.

   Dari 11  pelaku perjalanan   tersebut, sampai sekarang belum ada ditemukan  terjadi  kontak  atau menyebar  ke anggota keluarga  atau orang lain.  “Kita harapkan  tidak  ada yang kontak erat dengan  para pelaku  perjalanan  tersebut. Sebab,  jika ini terjadi maka  kita akan repot  lagi,” jelasnya.

  Untuk kondisi  tersebut,  Nevile memperkirakan  bahwa karantina mandiri  yang dilakukan  oleh pelaku perjalanan tersebut   betul-betul sudah sesuai yang  dianjurkan. Yakni ketika  tiba di Merauke dan melakukan  karantina mandiri di  rumah, tidak boleh melakukan kontak  dengan siapapun  termasuk  orang yang ada di dalam  rumah.

  “Ya, kalau sayang anggota  keluarga  tidak   boleh  kontak  dengan  anggota  keluarga, betul-betul karantina  di  satu  ruangan,’’ tandasnya.

   Sebab,  apabila    sudah karantina  mandiri  di rumah tapi  melakukan kontak dengan anggota  keluarga  dan ternyata  positif  Covid maka yang  pertama  tertular adalah orang yang ada di dalam  keluarga tersebut.  Sementara anggota  keluarga  sudah  kemana-mana dan bertemu dengan banyak  orang. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *