Kapolda  Siapkan Timsus Ungkap Jaringan Judi Sabung Ayam

Kapolda Papua Paulus Waterpauw

Setelah Sentani, Kini Judi Sabung Ayam Diputar di Pasar Youtefa

JAYAPURA– Kapolda Papua, Irjend Pol Paulus Waterpauw tak ingin memberi toleransi terhadap kasus judi termasuk judi sabung ayam yang mulai marak belakangan ini. Aktifitas judi sabung ayam sendiri nampaknya tak pernah sepi peminat mengingat belum tuntas penyelidikan kasus judi di Perumahan Puskopad Belakang Stadion Bas Youwe Sentani, Kabupaten Jayapura kini aktifitas serupa kembali digelar.

Hanya lokasinya bukan di Sentani melainkan di sekitar Pasar Youtefa . Pemainnya juga tak sedikit dan pemain yang ikut dalam adu ayam ini tak hanya dari Jayapura tetapi dari Arso maupun Sentani. Kapolda menyatakan akan menindak anggotanya jika terlibat dalam kasus ini. Mirisnya aksi judi ini digelar perdana pada Jumat (31/7) saat Idul Adha pekan kemarin. Informasi yang diterima Cenderawasih Pos, pihak yang bertanggungjawab dari dibukanya lokasi judi sabung ayam ini merupakan wajah lama, berinisial Ca.

Nama Ca sendiri nampaknya tak asing bagi aparat. “Sudah sejak Jumat lalu mainnya, mereka mulai buka lapangan sejak Kamis dan itu tenda sudah dipasang dan Jumatnya mereka mulai main perdana,” jelas seorang warga yang menyebut namanya Ujang.  Ujang sendiri mengetahui persis aktifitas ini dan sempat mendatangi lokasinya yang berada di samping pintu masuk Pasar Youtefa  tersebut. “Sudah tiga hari berlangsung termasuk hari ini (Ahad,2/8),”  jelasnya.

Sementara terkait kasus judi sabung ayam ini, Kapolda Papua, Irjend Pol Paulus Waterpauw menyampaikan bahwa pihaknya  segera menyiapkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan dan mengecek siapa saja yang terlibat.  “Saya baru dengar tapi ini akan segera saya tindaklanjuti dengan turunkan timsus dan kalau melibatkan oknum aparat ini juga akan akan kami telusuri. Kalau ada anggota saya pasti saya tindak,” tegas Waterpauw.

Wali Kota Jayapura, Dr Benhur Tomi Mano, MM  yang mendengar informasi ini juga merasa prihatin mengingat saat ini pemerintah masih memberlakukan protokol kesehatan. Ia khawatir akan muncul klaster judi ayam. “Aduh,” singkat Tomi Mano setelah melihat foto – foto pemain dilokasi judi.

Terkait judi di sekitar Pasar Youtefa  ini Kapolsek Abepura, AKP Gerald Duwith langsung merespon dengan menurunkan petugas piket. “Sudah kami datangi tadi dan lokasinya sudah dibubarkan,” kata Duwith. Hanya sayangnya kedatangan Polisi ini gagal mengamankan para pemain termasuk ayam adu. Polisi hanya mengamankan kayu yang digunakan untuk lapangan adu. Barang bukti yang diamankan yaitu balok  5 x 5 sebanyak 5 buah, 2 buah meja dan 2 buah tenda. “Pemainnya kabur semua,” tambah Kapolsek.

“Iya benar kami sudah bongkar tempat judi sambung ayam yang berada di Pasar Youtefa,” katanya saat dikonfirmasi cenderawasih pos melalui telepon selulernya, Minggu (2/8).

Menurut Duwith, pihaknya berhasil mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada tempat berkumpul warga masyarakat yang bermain 303 judi sambung ayam di Pasar Youtefa. Mendengar informasi tersebut, maka pihaknya langsung bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP).

“Piket Reskrim bersama piket penjagaan yang dipimpin oleh Panwas Iptu Sugeng mendatangi TKP, tetapi pada saat tiba di sana sudah tidak ada atau sudah bubar yang bermain judi sambung ayam tersebut,” jelasnya.

Meskipun tidak mendapatkan oknum pelaku yang bermain judi ayam, tetapi pihaknya langsung mengambil langkah-langkah tengah, yaitu membongkar tempat permainan judi sambung ayam yang telah dibuat oleh para pelaku yang bermain judi sambung ayam tersebut.

Duwith menyatakan, ada sejumlah barang bukti (BB) yang berhasil diamankan, yaitu berupa balok, meja tempat bermain, tenda dan semuanya telah dibawa ke Mapolsek Abepura untuk diamankan. “Balok 5X5 5 buah, 2 buah meja, dan 2 buah tenda sudah kami amankan di Mapolsek Abepura,” ucapnya.

Duwith mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kepala Pasar Youtefa dan pihak terkait lainnya, sehingga bisa ikut bersama-sama pihak kepolisian menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mencegah adanya permainan judi sabung ayam yang terjadi dikemudian hari.(ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *