Di Merauke, Speed Boat Berpenumpang Tujuh Orang Dilaporkan Hilang

Jalur grafis perjalanan Speed Boat berpenumpang 7 orang yang dilaporkan hilang kontak, Rabu (29/7) foto: Humas Basarnas Merauke for Cepos 

MERAUKE-Satu Speed boat yang berpenumpang 7 orang yang sedang dalam perjalanan dari Merauke menuju Torasi dilaporkan hilang kontak Rabu (28/7). Hingga Kamis pagi ini, belum diketahui kondisi speed boat dan nasib para penumpanngya.
Menyikapi laporan yang disampaikan oleh komandan Satuan Patroli Lantamal XI Merauke yang diterima petugas piket pada Rabu (29/7) sekitar pukul 21.00 WIT ini, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Merauke, Badan Keamanan Laut (Bakamla) Merauke, Satrol Lantamal XI Merauke, Pos Angkatan Laut Torasi, Koramil Kondo disiagakan untuk segera melakukan pencarian atas belum tibanya sebuah speed boat di tempat tujuan.
Dalam laporannya, Dansatrol menyampaikan bahwa telah hilang komunikasi sebuah speed boat berpenumpang 7 (tujuh) orang dengan tujuan Kali Torasi. Speed boat tersebut bertolak dari dermaga Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan Merauke pada Rabu (29/7) sekitar pukul 08.00 WIT dengan estimasi perkiraan tiba di Torasi pada sekitar pukul 12. 00 WIT.
Namun hingga malam, speed boat tersebut tidak kunjung tiba. Berdasarkan data yang diperoleh dari Rendi selaku pemilik kapal, kapal yang menggunakan 2 (dua) mesin tempel dan berwarna kuning putih tersebut diawaki oleh Edo. Sedangkan penumpangnya antara lain; Farhan, Okta, Sendi, Adi, Thomas, dan Niko.
Pagi ini sekitar pukul 06.00 WIT, tim SAR gabungan akan mempergunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas Merauke , RIB Satrol Lantamal XI dan Speed Boat masyarakat untuk menyisir rute perjalanan yang diperkirakan dilewati oleh speed boat yang hilang kontak tersebut.
Hal ini dilakukan karena tidak ada informasi dimana posisi terakhir speed boat tersebut. Sementara tadi malam, upaya pencarian tetap dilakukan melalui jaring komunikasi dengan daerah-daerah pesisir pantai sampai ke Torasi dengan pertimbangan jika speed boat tersebut mengalami kendala baik dengan mesin maupun kendala lain maka pesisir pantai akan menjadi tempat sandar mereka.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke melalui Kepala Subseksi Operasi, Fajar Yuniarto, S.E menyampaikan bahwa personel sejak Rabu malam sudah disiagakan di Dermaga Perikanan Kelapa Lima Merauke untuk pergerakan dini hari (tadi pagi) . “Personel sudah siap di dermaga malam ini jadi kita bisa langsung aksi saat mulai terang besok” ujarnya. “Kami juga membawa cadangan bahan bakar untuk mengantisipasi kekurangan BBM di laut dan bila diperlukan akan dibuka posko lapangan di daerah strategis di sekitar area penyisiran seperti di Tomerau” tutupnya.
Ditambahkan, hingga siaran pers ini dikeluarkan, jaring komunikasi yang dibangun belum membuahkan hasil dan speed boat tersebut masih belum diketahui keberadaannya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *