Venue Aquatic Papua Bangkit Memenuhi Standar FINA, Siap Catat Rekor Dunia

Proses sertifikasi venue Aquatic Papua Bangkit dari FINA dan PB PRSI, Senin ( 27/7). (Erik / Cepos)

JAYAPURA – Venue Aquatic Papua Bangkit akhirnya resmi tercatat sebagai venue bertaraf dunia. Venue tersebut telah memenuhi standar verifikasi dari federasi Renang Internasional atau Federation Internationale de Natation (FINA).

Senin (28/7) sore kemarin, pihak FINA serta PB PRSI telah melalukan verifikasi dan menyatakan venue yang menghabiskan anggaran APBN senilai Rp 401 miliar itu sesuai standar dunia atau FINA.

Sejak dibangun pada tanggal 7 Desember 2018 oleh PT. Waskita Karya (Persero) itu telah siap difungsikan, temasuk mempertandingkan cabang olahraga di PON XX 2021.

Venue yang berada tepat di sisi kiri Stadion Papua Bangkit itu hampir memiliki kemiripan dengan Arena Aquatic GBK Jakarta. Namun Arena Aquatic Papua Bangkit ini memiliki konstruksi lebih unggul. Yang paling menakjubkan dimana seluruh komponen yang berada di Arena Aquatic memiliki standar Federasi Renang Internasional atau Federation Internationale de Natation (FINA).

Dari sisi kolam, Aquatic Papua Bangkit dilengkapi tiga kolam, kolam tanding dan kolam polo air, kolam diving, kolam pemanasan. Untuk kolam tanding dan kolam polo (10 garis) memiliki panjang 51,23 meter, lebar 25 meter kedalam 3 meter. Kolam diving memiliki panjang 21 meter, lebar 25 meter dan kedalam 5 meter. Sementara untuk kolam pemanasan memiliki panjang 50 meter, lebar 21 meter dan kedalam 1-2 meter.

Kolam tanding/diving dan kolam pemanasan pun juga telah dilengkapi dengan pencahayaan yang mumpuni. Khusus untuk kolam tanding dan diving yang berada dalam gedung memiliki pencahayaan 1500 lux, sementara untuk kolam pemanasan gang berada di luar gedung memiliki pencahayaan 600 lux.

Untuk kapasitas kursi, Arena Aquatic memiliki kapasitas 1722 kursi penonton. Dimana untuk kursi reguler 1566 buah, VIP 132 buah dan untuk kursi VVIP 24 buah. Sementara untuk bentangan spaseframe (atap) Aren Aquatik memiliki panjang 92,4 meter dan lebar 53 meter.

Di PON XX 2021, Arena Aquatic bakal mempertandingkan cabang olahraga renang, short chourse 25 m, water pollo, renang indah dan loncat indah tersebut, dipastikan sudah siap digunakan. Sebab saat ini tinggal melakukan finishing bangunan.

“Hari ini adalah salah satu hari bersejarah bagi Papua karena secara resmi kita sudah melakukan sertifikasi berstandar internasional kolam renang PON Papua dan semuanya sudah sesuai standar FINA,” ungkap Wakil Ketua PB PRSI, Sarman Simanjorang disela-sela sertifikasi.

Kata Sarman, dengan bertaraf dunia, sehingga saat perhelatan PON, Aquatic Papua Bangkit siap mencatat rekor-rekor dunia dari para atlet yang akan pentas di venue megah itu.

“Pada saat PON, yang mampu mencapai rekor internasional akan diakui. Itu pentingnya sertifikasi. Ini yang ketiga terbaik setelah GBK dan Ragunan. Di luar jawa ini yang pertama berdiri megah,” jelasnya.

Uniknya, sertifikasi kali ini tidak seperti sebelumnya. Dimana kali ini sertifikasi dilakukan oleh FINA via virtual.

“Ada alat dari spanyol untuk mengukur. Mereka (FINA) cek langsung dari spanyol via streaming. Banyak hal teknis yang kami ukur seperti panjang dan lebar lintasan, kedalaman, bahan dipakai, sudut kemiringan hingga suhu air, pencahayaan dan tribun. Pada prinsipnya sudah sesuai dengan standar internasional,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala satuan kerja pelaksanaan prasarana permukiman wilayah II Prov Papua, Anggoro Putro, ST, MSc bersyukur mereka bisa menyelesaikan beberapa venue sesuai target meski di tengah Pandemi Covid-19.

“Secara garis besar sudah selesai semuanya dan kita akan ending kontrak akhir agustus nanti. Dan puji syukur ini bisa diselesaikan di tengah pandemi Covid-19. Ini sertifikasi via streaming juga. Jadi tidak mudah, tapi luar biasa. kami jamin setiap rekor dunia bisa langsung dicatatkan disini,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Project Manajer PT Waskita Karya (Persero), Hapsak Panca mengatakan, bahwa progres Arena Aquatic Papua Bangkit lebih cepat dari yang ditargetkan.

“Secara garis besar, bagian terbesarnya yakni Field Of Play yang meliputi arena kolam tanding, pemanasan hingga papan loncat seluruhnya sudah dapat berfungsi dan digunakan. Begitupun fasilitas lainnya sudah berfungsi juga, ruang ganti, lighting dan toilet sudah berfungsi,” tandasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *