Pengurus Partai Harus Dekat dengan Rakyat

Suasana Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDIP Kota Jayapura di Pantai Base G, Kota Jayapura, Sabtu (25/7) lalu.

JAYAPURA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Jayapura melakukan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang berlangsung di Pantai Base G, Kota Jayapura, Sabtu (25/7) lalu.

Musancab tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris DPD PDIP Provinsi Papua, Calvin Mansnembra, yang juga dihadiri Wali Kota Jayapura, DR Benhur Tomi Mano, MM serta Anggota DPRD Kota Jayapura dari Fraksi PDI Perjuangan.

Tentunya Musancab tersebut untuk meningkatkan koordinasi dan konsolidasi PDIP hingga ke tingkat distrik, bahkan hingga tingkat kelurahan dan kampung guna mensukseskan hajatan politik kedepannya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Jayapura, Fransisco Ardamis, S.ST mengatakan, Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kota Jayapura sebenarnya sudah terbentuk pada Februari 2020, hanya saja dengan adanya Pandemi Covid-19 kemudian tertunda. Tapi DPP PDI Perjuangan, memerintahkan untuk melakukan Musancab sebelum akhir Juli 2020, sudah harus selesai.

“Harusnya 2020 keperiodean kami, tapi kemarin dalam Konggres dimajukan dari 2020 ke 2019. Kami bersyukur, DPC PDIP Kota Jayapura sudah bisa melakukan dan bisa dilaksanakan 25 Juli 2020, yang diikuti lima PAC dari lima distrik,” ungkap Fransisco kepada awam media disela-sela Musancab.

Tak hanya pengurus anak cabang, kata Fransisco, untuk pengurus ditingkat 39 ranting pun sudah terbentuk, tinggal melakukan pleno di tingkat DPC PDIP kemudian melakukan Musyawarah Anak Ranting. Fransisco Ardamis juga membeberkan, dalam kesempatan Musancab ini, juga akan dirangkaikan dengan pelantikan lima PAC PDIP Kota Jayapura.

“Mekanismenya adalah dibacakan rekomendasi yang dilakukan pada Februari 2020, pengusulan lima orang nama. Kemudian dibacakan rekomendasinya oleh DPD PDI Perjuangan Papua, ada tiga orang yakni ketua, sekretaris dan bendahara. Kemudian dibentuk tim formatur untuk menyusun kepengurusan, kemungkinan ada 9 kepengurusan di setiap distrik, setelah itu dilantik,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Jayapura, DR Benhur Tomi Mano, MM mengatakan bahwa PDIP merupakan partai yang tetap mengutamakan ideologi pancasila. “Sesuai apa yang disampaikan oleh ketua umum, solid bergerak, bumikan pancasila khususnya di Kota Jayapura. Pancasila adalah dasar negara kita itu harus terparkir dalam sanubari khusus untuk kader PDI Perjuangan sampai ke kampung-kampung di Kota Jayapura,” ucapnya.

Orang nomor satu Kota Jayapura itu mengimbau, pengurus partai harus dekat dengan rakyat. Dan bersatu dengan rakyat, membawa seluruh keramahan dan rendah hati. “Kalau ada kader yang melawan rakyat itu bukan kader, itu bingkai saja. Kader partai senantiasa menjaga rakyat, baik di kota maupun sampai di kampung-kampung. Mari kita bersatu, jangan sikut menyikut satu sama lain, mari saling mendukung satu dengan yang lain,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua, Calvin Mansnembra menambahkan, sesuai instruksi dari DPP PDI Perjuangan untuk mempersiapkan Musancab yang tertunda akibat Pandemi Covid-19.

Menurutnya, instruksi DPP PDI Perjuangan melalui rapat virtual, diberikan batas waktu akhir Juli 2020 untuk menyelesaikan dokumen bersama 25 DPC lain untuk dapat dilaporkan ke DPP PDI Perjuangan. (eri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *