Kunjungi Pasien Covid-19, Bupati Yapen Pastikan Pelayanan Maksimal

Bupati Yapen saat menanyakan penanganan tim medis bagi pasien Covid dari balik teralis ruang isolasi pasien Covid-19. (Sinambela/Cepos)

SERUI- Di tengah kesibukannya, Bupati Yapen Tonny Tesar, S.Sos meluangkan waktu untuk mengunjungi pasien Covid-19 yang dirawat khusus di gedung isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Serui di jalan pertanian Kampung Waenakaweni.

  Dari balik teralis ruang isolasi, Bupati memberikan berbagai pertanyaan kepada pasien melalui tim medis yang menangani, menyangkut pelayanan tim medis bagi pasien. Tim medis menjawab bahwa pelayanan bagi pasien sudah berjalan baik.

  Usai itu, Bupati Tonny didampingi Direktur RSUD dr. Beng Abaa, M.Kes, drg. Ferry, KTU. R. Patay, Kepala Bidang perencanaan Yannes Yowei dan Kepala bidang pelayanan medik dan keperawatan Emma Kawan, SKM, mengunjungi gedung lainnya, salah satunya adalah gedung dan alat pemeriksaan Swab.

  “Tiga pasien Covid-19 yang dirawat di ruang khusus atau gedung isolasi di RSUD adalah satu keluarga,” kata Bupati kepada media.

  Lebih jauh Bupati mengatakan bahwa mereka adalah pelaku perjalanan dari Makassar. Terkonfirmasi positif Covid-19 setelah 10 hari tiba di Serui, MR (59) menderita sakit dan dirawat di RSUD, setelah pemeriksaan Swab  pasien positif Covid-19.

  Dengan positifnya MR, kata Bupati, tim medis melakukan pemeriksaan test Swab bagi 2 anggota keluarga yang merawatnya, ternyata hasil Swab 2 anggota keluarga terkonfirmasi positif Covid-19.

   “Sebelum terkonfirmasi Covid-19, 3 pasien adalah non reaktif melalui hasil Rapid Test di Makassar. Setelah 10 hari tiba di Serui, MR sakit komplikasi dan harus dirawat di RSUD. Kemudian hasil  test Swab pasien MR terkonfirmasi Positif Covid-19 dan 2 anggota keluarga setelah test Swab terkonfirmasi juga positif Covid-19,” ujarnya.

   Penanganan tim medis kepada pasien Covid-19 di ruang isolasi RSUD, tegas Bupati, sudah maksimal dijalankan tim medis sebagaimana protap kesehatan. “Benar RSUD Serui bukan Rumah Sakit rujukan pasien Covid-19, tetapi MR sebelumnya saat dirawat di RSUD karena komplikasi harus dirawat. Baru setelah test swab MR terkonfirmasi Positif. Tim medis sementara jalankan penanganan yang maksimal bagi pasien,” terangnya.

  Pada kesempatan itu, Bupati meminta seluruh masyarakat supaya tetap menjaga pola hidup sehat, memakai masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan pakai sabun di tempat air mengalir dan jauhi kerumunan. “Pembukaan pembatasan kegiatan selama Pandemi, kita sudah berlakukan, tetapi ingat protokoler kesehatan harus di patuhi oleh semua elemen masyarakat,” ajaknya. (Rin/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *