Untuk Video Rp 300 Ribu, Bisa Juga Background Bangkai Kapal

Satrio menunjukkan salah satu contoh ucapan yang difoto di dasar laut untuk memenuhi orderan dari si pemesan. Ia membuka jasa foto under water yang terbilang masih baru di Jayapura. 

Melihat Cara Unik Agustinus Satrio Supoyo Membuat Ucapan Khusus yang Disampaikan Dari Dasar Laut

Pandemi Covid 19 membuat siapapun harus bisa lebih kreatif untuk berusaha. Tak boleh diam karena akan terbenam. Mahasiswa jurusan Kelautan dan Perikanan Uncen Agustinus Satrio Supoyo punya cara tak biasa dalam menyalurkan hobinya plus menumbuhkan peluang ekonomi.

Laporan : Abdel Gamel Naser – Jayapura

Sebuah kertas folio dilaminating atau dipress menggunakan plastik dan dipastikan tak ada air yang merusak tulisan yang tertera di kertas tersebut. Setelah itu beberapa peralatan selam disiapkan dengan waktu yang disusun lebih dulu. Dan yang paling penting adalah peralatan memotret atau video juga wajib turut dibawa. Kamera inilah yang nantinya menjadi alat utama  dalam pekerjaan tak biasa ini. Dikatakan tak biasa karena tulisan tersebut harus dibawa ke dasar laut kemudian dipegang dan difoto.

Jika selama ini ucapan  yang diberikan kepada orang yang disayang atau orang yang menjadi target untuk dipacari lebih banyak disampaikan dari atas gunung, atau tempat tertinggi, kali ini sebaliknya. Disampaikan dari lokasi paling rendah atau paling bawah, yakni dasar laut. Dibeberapa daerah di uar Papua yang memiliki konsep wisata cukup maju sejatinya foto under water ini sudah menjadi hal yang biasa. Bahkan tidak hanya membawa secarik kertas berisi tulisan tetapi ada property lainnya semisal sepeda, Tv, bahkan motor juga bisa dipajang di dasar laut dan menghasilkan foto- foto unik.

Hanya yang membedakan adalah lokasi dengan property lengkap ini biasanya didesign lebih aman sedangkan yang dilakukan di Jayapura ini menggukana laut lepas. Hanya tentunya untuk menyampaikan ucapan tersebut tentunya tak gratis melainkan ada tarif. “Awal saya buka usaha ini mulai tanggal 19 Mei 2020 kemarin lalu setelah berjalan sekitar satu bulan ternyata sempat mandeg karena minimnya orderan ditambah saya juga  sibuk latihan tapi saat ini saya mulai membuka lagi,” kata Agustinus Satrio Supoyo, salah satu mahasiswa jurusan Kelautan dan Perikanan Universitas Cenderawasih kepada Cenderawasih Pos, Rabu (15/7).

Ya, mahasiswa berusia 20 tahun ini membuka layanan jasa memotret di dalam laut yang isinya tentang ucapan.  Jadi semisal ada yang ingin mengucapkan selamat ulang tahun atau selamat  merayakan hari pernikahan dan lainnya bisa menghubungi Satrio untuk disiapkan kalimatnya kemudian dibawa ke  dasar laut kemudian difoto. Tentunya ini tidak gratis dimana putra dari Thomas Supoyo (coach selam Papua) ini memberi tarif dimana untuk foto diberi harga Rp 200 ribu sedangkan untuk video Rp 300 ribu. Ini menurutnya sangat murah jika dilihat dari budget yang dibutuhkan untuk sekali menyelam.

Satrio membeberkan dimana untuk sekali menyelam ia perlu menyewa tabung seharga Rp 300 ribu kemudian sewa peralatan lainnya Rp 200 ribu, belum lagi menyewa perahu Rp 300 ribu – Rp 400 ribu sehigga kalau ditotal biasanya mencapai Rp 800 ribu untuk sekali menyelam. “Untungnya kadang kami patungan dan lebih memilih ada beberapa orderan baru menyelam jadi bisa dibilang harga ini masih termasuk murah sekali dan ini masih harga promosi,” bebernya.

Ini dianggap membuka satu peluang usaha dan Satrio memilih menyiapkan jasa foto ucapan karena belum ada di Jayapura dan ia menawarkan sesuatu yang berbeda. “Saya juga mau memperkenalkan keindahan bawah laut kepada siapapun karena foto tulisan bawah air itu jarang sekali orang tau ditambah bagaimana memperkenalkan seni underwater photography,” tambahnya.

Untuk lokasi fotonya, Satrio menyebut biasanya ia mengambil spot di Dok 4 Navigasi, Dok 2, Base-G hingga pasir 6 bahkan sampai Depapre. Pekerjaan jasa ini juga terbilang tak murah mengingat perlu didukung dengan peralatan khusus dimana kata Satrio  ia harus mencicil untuk membeli perlengkapan kameranya karena harganya sangat mahal. “Selain itu ketika nyelam persiapannya memang cukup melelahkan,” imbuhnya.

Ia menceritakan untuk spot yang dipakai, kedalaman laut yang paling umum biasanya 5 hingga 10 meter karena di kedalam itu kondisi terumbu karang lebih bagus atau lebih banyak kelimpahannya. “Biasa kami main di kedalaman 5 hingga 10 meter,” sambung Satrio. Duit yang dihasilkan tentu tak dipakai sendiri melainkan dibagi dimana  untuk yag memegang tulisan  diupahi Rp 50 ribu dan sisanya dipakai untuk operasional.

Dari beberapa orang yang sudah mengorder, kata Satrio kebanyakan memilih di lokasi yang banyak karangnya dan ini tidak terlalu susah. Yang susah justru ketika laut kabur dan dipstikan akan mempengaruhi kualitas gambar. “Terkadang banyak sampah plastik juga yang berseliweran dan itu menjengkelkan,” bebernya. Disini Satrio dan kawannya tidak sekedar melayani pemotretan di sekitar terumbu karang. Ia juga menerima orderan sesuai keinginan pemesan termasuk jika ingin memotret disamping bangkai kapal.

“Kalau mau di bangkai kapal juga gak apa – apa  karena spotnya memang ada yaitu di Dok IV. Sedangkan untuk spot karang yang bagus lokasinya di Base G, Pasir 6, Dok II Mercusuar dan Tanjung Suaja,” sambungnya. Untuk waktu pemotretan yang baik menurutnya bisa dilakukan mulai pukul 07.00 WIT hingga pukul 10.00 WIT  karena relatif lebih jernih. “Kalau diatas jam 10 biasanya  sudah mulai kabur dan sampah mulai banyak dan sampah plastik yang paling menjengkelkan karena ngambang – ngambang,” ceritanya.

Untuk pemesan atau yang order sendiri menurutnya belum banyak karena belum banyak yang mengetahui dan ia sendiri baru merintis. Satrio sendiri menyukai nyelam karena sang ayah merupakan instruktur diving di Jayapura dan ia belajar banyak dari sang ayah. Menurutnya sang ayah adalah mentor terbaik karena memberikan pengalaman yang sangat luar. Laut menurutnya menyajikan keindahan yang sangat sangat menarik dan indah untuk dieksplor. Mulai dari terumbu karang beragam jenis ikan  termasuk benda – benda lain semisal bangkai kapal.  “Dan menurut saya ini perkerjaan yang hebat dan saya menyukai pekerjaan ini,” pungkasnya. (*/wen)

1 thought on “Untuk Video Rp 300 Ribu, Bisa Juga Background Bangkai Kapal

  1. Bola165 game yang tiada bosan-bosannya untuk dimainkan,
    gimana mau bosan?? gara-gara game ini nih, makin ceria dompet gue…
    gak perlu repot ke sana ke mari cari rejeki….
    gak percaya?? silahkan aja tengok dan jangan lupa, join now kalo mau ceria juga isi dompet kalian boss…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *