Cabor Tidak Miliki Lapangan di Papua Boleh TC di Luar

Atlet Panjat Tebing Papua saat melakukan latihan di Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (8/5).

JAYAPURA – Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya menyebutkan, bahwa atlet yang masuk dalam TC sentralisasi dan saat ini berada di luar Papua tetap menjalani pemusatan latihan di luar Papua. Namun bagi cabang olahraga yang benar-benar tidak memiliki tempat latihan di Jayapura.

“Ada Cabor kita di luar yang sudah mengikuti latihan, seperti Panjat Tebing, Senam Artistik. Mereka adalah cabor yang memang ketersediaan fasilitas untuk latihan di Papua itu belum ada, pasti kita harapkan mereka tetap bisa berlatih di tempat mereka TC saat ini,” ungkap Kenius kepada Cenerawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Senin (13/7).

Kata Kenius, meski tetap menjalani latihan di luar Papua, tapi KONI tetap menimalisir anggaran. Termasuk tempat tinggal atlet.

“Kita tidak mungkin menarik mereka semua, jadi cabor yang memang terbatas dengan ketersediaan sarana latihan tidak akan kita pulangkan, mereka tetap latihan. Hanya saja mungkin tempat tinggalnya berubah, kemudian makan minum dan segala macam akan kita tinjau kembali,” ujarnya.

“Kalau selama ini mungkin mereka menggunakan hotel, mungkin kita akan cari tempat kontrakan seperti begitu. Supaya bisa menimalisir pembiayaan yang kita keluarkan karena waktu TC yang cukup panjang,” sambungnya.

Kenius menegaskan, untuk cabang olahraga yang memiliki fasilitas latihan di Papua, kemungkinan besar akan dipulangkan, sekalipun atlet tersebut menjadi atlet utama atau atlet yang menjalani TC sentralisasi.

“Jadi untuk cabang olahraga diluar yang masih tetep TC silahkan, itu artinya kita juga tidak serta mertankemudian menarik mereka pulang. Tapi jika ada cabang olahraga lain yang bisa latihan di Jayapura itu kemungkinan kita peluangkan ke Jayapura,” tandasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *