Kerahkan Personel Bantu Pemda Salurkan Bantuan

Danramil 1701-02 Jayapura Utara, Kapt Inf Guntur Lukas Tjoe menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga Kelurahan Gurabesi di kantornya, Senin (13/7) (Gamel Cepos)

JAYAPURA – Meski sudah berjalan empat bulan lamanya ternyata hingga kini di tengah Pandemi Covid 19 masih saja ada warga Kota Jayapura yang belum pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah. Ini terungkap dari penjaringan yang dilakukan Kodim 1701/Jpr lewat Koramil 1701-02 Jayapura Utara yang pada Senin (13/7) kemarin menyalurkan bantuan sembako kepada 112 kepala keluarga dari tiga kelurahan.

Terkait ini Danramil Jayapura Utara, Kapt Inf Guntur Lukas Tjoe berharap agar dalam pendataan yang dilakukan aparatur pemerintah ditingkat distrik maupun kelurahan bisa benar-benar cermat dengan melakukan kroscek ulang. Ini agar tak menimbulkan protes maupun kecemburuan sesama warga. Kalaupun tidak memiliki identitas, paling tidak aparatur paling bawa seperti RT-RW bisa membantu memfasilitasi. “Nah ini yang saya temukan, dari tiga kelurahan yakni Kelurahan Gurabesi, Kelurahan Bhayangkara dan  Kelurahan Trikora ternyata ada 187 kepala keluarga yang belum menerima bantuan. Saya meminta ini dikroscek oleh dinas dan ternyata betul sebagian besar belum menerima,” kata Lukas Tjoe disela – sela pembagian sembako di kantornya kemarin.

Ia mencatat dari 187 kepala keluarga tersebut ada 112  kepala keluarga yang luput. “Untungnya ada pak RT 03 RW 03,  Pak Saleh yang datang membawa warga menemui saya selanjutnya saya meminta Babinsa mengkroscek kembali dan ternyata betul,” bebernya. Guntur menyebut mirisnya dari sekian banyak sumber bantuan ternyata 112 kepala keluarga ini belum menerima meskipun dari salah satunya. “Bantuan kan ada dari Pemda Kota, Pemda Provinsi maupun bantuan Presiden  tapi ternyata sama sekali belum ada yang diterima,” beber Tjoe.

Iapun meneruskan data tersebut ke Dinas Sosial Kota hingga kemudian dijawab dengan diberikan bantuan. “Maksud saya pendataan perlu betul-betul valid, memang terkadang yang tidak menerima ini hanya karena persoalan administrasi tapi jangan karena itu mereka tak menerima haknya mengingat semua lapisan terdampak dan di wilayah saya sebagian besar dari wiayah pegunungan pegunungan dan ini belum temasuk Kelurahan Angkasa yang masih kam data,” pungkasnya. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *