Penyebab Kebakaran Posko Covid 19 Lanny Jaya Harus Ditelusuri 

Anggota DPRD  Lanny Jaya Girmin Wenda dan  Yeru Murib saat menyampaikan keteranga pers..

35 Warga yang Reaktif Rapid Test Diminta Segera diswab.

JAYAPURA – Anggota DPRD Lanny Jaya Girmi  Wenda mengharapkan agar penyebab  kebakaran Posko Tim Gugus Tugas Covid-19 di Beam Kabupaten Lanny Jaya harus ditelusuri siapa pelaku. Menurutnya, kebakaran yang terjadi di pos utama Tim Gugus Tugas Covid-19 Lanny Jaya tidak jauh dari tempat Rapid Tes, sehingga Tim Relawan covid-19 harus memberikan informasi yang pasti penyebabnya.

   “Pelayanan dan penjagaan Pos utama Covid-19 Kabupaten Lanny Jaya di Beam  bukan hanya Tim Relawan dengan Tim Medis saja, tetapi ada TNI/Polri juga melakukan tugas bersama sehingga perlu ada keterbukaan subtansi persoalan secara objektif penyebabnya,” kata Wenda. menyikapi peristiwa terbakarnya Posko di perbatasan Beam, Kabupaten Lanny Jaya pada Rabu (8/7) pekan kemarin.

   Terjadionya  kebakaran ini, kata Girmin, membuat masyarakat bertanya-tanya penyebabnya, apakah terbakar atau dibakar?

  “Jadi kalau terbakar apa penyebabnya, tetapi kalau dibakar apa alasannya harus jelas agar inti persoalan bisa menjadi evaluasi bagi Pemerintah sebagai lembaga eksekutif dan legistalif bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Lanny Jaya,” katanya.

   Senada dengan itu, Anggota DPRD Ketua Fraksi Perido, Yeru Murib, menambahkan bahwa  sejak 17 Juni 2020 – 30 Juni 2020, tercatat ada 35 orang dinyatakan reaktif, namun belum dipastikan positif Covid melalui swab.  “Dari tanggal, 30 Juni sampai sekarang sudah berapa? Tim Relawan dan Tim Gugus Tugas Covid-19 belum arahkan mereka, apalagi mereka yang reaktif dan non reaktif masih aktif naik turun Wamena, harusnya mereka karantina diri di rumahnya,” tuturnya.

   Sehingga dirinya khawatir, apakah orang yang reaktif ini dia sudah kategori dalam lampu hijau, merah atau kuning karena mereka belum swab tes. Oleh sebab itu. Tim Gugus Tugas Covid-19 Lanny Jaya segera mengambil langkah efektif untuk menyelamatkan ini.

   Yeru Murib  mengharapkan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lanny Jaya, Befa Yigibalom, harus berkordinasi melibatkan Dinas Perhubungan, Sapol PP dan TNI/Polri mengusut tuntas penyebab kebakaran.

  “Saya harap harus buat SOP agar menjalankan  pelayanan sesuai tupoksi mereka masing-masing dengan tujuan untuk  pemeriksaan swab masyarakat  yang dinyatakan reaktif  yang masih berkeliaran ini,” tuturnya. (oel/tri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *