Panjat Tebing Minta Tetap TC Bersama

Atlet Panjat Tebing Papua saat melakukan latihan di Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (8/5).

JAYAPURA – Ketua Harian Pengprov FPTI Papua, M.A Hasan, berharap atletnya tetap menjalani pemuatan latihan (TC) bersama. Menyusul adanya kebijakan KONI Papua yang akan menerapkan TC sentralisasi bagi atlet unggulan dan TC desentralisasi bagi atlet madya.

Saat ini, sebanyak 16 atlet Panjat Tebing Papua sedang menjalani TC di Karanganyar, Jawa Tengah. Sehingga mereka berharap KONI dapat memfasilitasi mereka agar tetap menjalani TC terpusat.

“Kami masih tunggu kepastian dari KONI. Sebenarnya mau kami tetap di Jawa,” ungkap Hasan kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Jumat (10/7) sore kemarin.

Apalagi kata Hasan, sangat beresiko bila atlet mereka harus dipulangkan ke Jayapura. Mengingat tidak adanya tempat latihan di Jayapura. Sehingga waktu latihan mereka selama setahun lebih pun akan sia-sia.

“Akan rugi jika dipulangkan sebagian atau seluruhnya, karena kita sudah 1 tahun latihan dan jika kembali ke Papua tidak ada sarana maka akan kembali dari nol lagi,” tandasnya.

Diketahui, dari 1.028 atlet Papua yang kini sedang menjalani pemusatan latihan, KONI telah menetapkan 445 atlet sebagai atlet utama. Para atlet ini diakomodir masuk pusat penampungan untuk menjalani pelatihan terpusat sentralisasi sedangkan 583 atlet madya menjalani pelatihan terpusat desentralisasi dengan berlatih dari rumah masing-masing. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *