Dua Diamankan Empat Masih Buron

Salah satu tahanan yang kabur saat dibawa dan diamankan di Mapolsek Abepura, Kamis (9/7).

Anggota Diperiksa Terkait Kaburnya Tahanan di Polsek Abepura

JAYAPURA-Dua dari enam orang tahanan yang kabur dari sel tahanan Polsek Abepura pada Minggu (5/7) berhasil diamankan. Adapun dua orang yang diamankan yakni KP dan FD. Keduanya saat ini sudah berada di balik jeruji Mapolsek Abepura untuk melanjutkan proses penahanan mereka.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP. Gustav R Urbinas menyampaikan, dua pelaku diamankan di lokasi berbeda. Tahanan berinisial KP diamankan di rumah kerabatnya di Argapura, Selasa (7/7) malam, sedangkan FD diamankan di kawasan Abepura, Rabu (8/7) pagi.

Kapolres meminta agar empat orang lainnya dengan inisial KW, LW, NK dan AS yang masih berada di luar hingga saat ini untuk segera menyerahkan diri, apabila tidak ingin mendapatkan tindakan tegas.

“Saya harap empat orang yang masih kabur untuk segera menyerahkan diri. Kalau ada ikhtiar baik. Kami juga akan baik, tapi kalau bikin kepala batu maka nanti lihat saja kosekuensinya,” tegas Kapolresta, Kamis (9/7).

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Jayapura Kota, AKP. Jahja Rumra menyampaikan FD saat ini sedang dibawa Tim URC guna menjalani rapid test. Sementara KP dinyatakan negatif Covid-19.

“Pengawasan di rutan Mapolsek Abepura lebih ditingkatkan pasca kaburnya 6 tahanan pada Minggu subuh,” tutur Jahja.

Sebelumnya, Kabid Propam Polda Papua Kombes Pol Fernando Sanches menyampaikan Sie Propam Polresta Jayapura telah memeriksa sejumlah anggotanya pasca kaburnya enam tahanan dari Rumah Tahanan Polsek Abepura pada Minggu (5/7) dini hari.  Tiga di antara enam tahanan itu positif Covid-19.

Fernando memaparkan, total sebanyak enam anggota polisi yang berjaga saat kaburnya enam tahanan dari Rutan Mapolsek Abepura pada Minggu pagi.

“Enam anggota ini sementara diperiksa di jajaran Satuan Propam Polresta Jayapura. Ada kemungkinan mereka tidak mengetahui tahanan kabur karena terjadi hujan deras saat itu,” ucapnya.

Ia menuturkan, kelalaian enam anggota polisi dalam tugas pengamanan tahanan di Rutan Polsek Abepura dapat dikategorikan merupakan pelanggaran disiplin.

Dikatakan, anggota polisi juga belum maksimal untuk pengamanan karena para tahanan yang positif Covid-19 tidak diborgol. Selain itu, anggota juga tidak bisa mengawasi secara dekat untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut.

“Sanksi dalam kategori pelanggaran disiplin meliputi teguran dan penundaan pangkat.  Namun,  hal ini tergantung beratnya pelanggaran disiplin yang dilakukan anggota tersebut, ” paparnya. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *