Banyak Pengangguran, Lusa PMKRI Demo ke Pemda

Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen, S.Sos, M.M (Denny/ Cepos)

WAMENA – Perhimpunan Mahasiswa Khatolik Indonesia (PMKRI) telah mengajukan surat pemberitahuan kepada Polres Jayawijaya untuk melakukan aksi demonstrasi penyampaian aspirasi pada Senin (13/7) lusa,  kepada pemerintah daerah. Sebb, mereka menilai saat ini angka pengangguran khususnya bagi masyarakat asli sangat tinggi di Jayawijaya.

   Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen menanggapi surat pemberitahuan penyampaian aspiras yang dilakukan PMKRI menyatakan jika pihaknya sudah menerima surat dari Perhimpunan mahasiswa Khatolik Indonesia (PMKRI) cabang Wamena tahun 2012,

  “Surat masuk ke Polres Jayawijaya sudah ada,  dimana mereka ingin menyampaikan pikiran dan pendapat kepada pemerintah daerah, yang terkait dengan besarnya pengangguran khususnya dari orang asli atau pribumi yang begitu banyak di Jayawijaya.”ungkapnya Jumat (10/7) kemarin.

   Kata Rumaropen,  Polres Jayawijaya meminta agar dalam penyampaian aspirasi itu harus jelas pesertanya, tak harus mengumpulkan masa sampai ribuan orang. Cukup 50 orang atau 10 orang perwakilan untuk menyampaikan pikiran dan pendapat, tak harus banyak orang. Apalagi masih dalam pandemi Covid-19. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *