Dinas Kominfo Fasilitasi Pemasangan  Indihome

Pertemuan Dinas Kominfo  Kabupaten Jayapura dengan PT Telkom  dan sejumlah masyarakat di Kampung Harapan,pekan kemarin. (Robert Cepos)

SENTANI-Di tengah pandemi Covid- 19 ini, jaringan internet menjadi salah satu kebutuhan masyarakat, terutama untuk mendukung layanan pendidikan bagi anak-anak mereka melalui sistem online.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten, Jayapura, Gustav Griapon menjelaskan, selama ini masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan PT Telkom terkait usulan pemasangan indihome. Untuk itu, Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura memfasilitasi antara masyarakat dengan PT Telkom Jayapura untuk membahas terkait kebutuhan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Pertemuan dengan PT Telkom tujuannya agar memfasilitasi warga untuk melakukan pemasangan indihome. Selama ini warga datang sendiri ke Kantor Telkom sampai berbulan-bulan menunggu,” kata Gustav Griapone di Sentani, Rabu (8/7).

Dia menjelaskan, untuk itu, pihaknya bersama PT Telkom menemui masyarakat untuk mengetahui prosedur pemasangan indihome di rumah masyarakat. Langkah-langkah yang sudah dilakukan pihaknya antara lain melakukan pertemuan dengan masyarakat di tingkat RT/RW di Kampung Nolokla, Distrik Sentani Timur.

“Sesuai jadwal, seharusnya pekan ini sudah mulai jalan di Sentani Timur, Sentani sampai Waibu khusus areal yang  terkoneksi dengan jaringan fiber optic Telkom,” jelasnya.

Dia mengatakan, melalui rapat tersebut, pihaknya mendorong pihak Telkom supaya sesegera menindaklanjuti permohonan masyarakat untuk menjadi pelanggan baru Telkom.

“Kenapa kami lakukan itu, karena kami mendorong Telkom.  Kami mendorong itu di saat pandemi Covid- 19 ini, sekolah di 3 distrik ini masuk dalam zona merah, sehingga pembelajaran tetap sistem online, kami ikut mendorong untuk percepatannya,”terangnya.

Lanjut dia, langkah ini sangat direspon oleh masyarakat, mengingat kebutuhan internet di tengah pandemi Covid-19 ini menjadi kebutuhan utama, apalagi layanan pendidikan saat ini tidak lagi dilakukan di sekolah tetapi menggunakan jaringan internet.

“Tujuan kami untuk sekolah. Warga bilang saat ini sekolah online, tapi kita tidak punya internet karena urus indihome lama sekali sampai 3 blan bahkan ada yang sudah 2 tahun. Makanya kami jembatani, supaya mempercepat pengurusan indohome ini,”ungkapnya.

Pihaknya berupaya menjembatani masalah ini, mungkin selama ini Telkom keterbatasan SDM untuk melayani warga. “Respon mereka luar biasa. Kami sudah jadwalkan untuk pelayanan pemasangan indohome ini di 3 distrik, tapi khusus yang ada jaringan Fiber Optic,”tambahnya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *