Dibagi Dalam Empat Pokok Pikiran

Wakil Gubernur Klemen Tinal didamping Ketua DPR Papua, Jhony Banua Rouw memberi salam dengan jarak kepada anggota DPR Papua usai penutupan sidang pertama Kamis (9/7) kemarin di ruang sidang DPR Papua. ((Gamel Cepos))

JAYAPURA – Rapat paripurna DPR Papua dalam rangka penetapan pokok – pokok pikiran dan penetapan Pansus urusan  rumah tangga DPR Papua serta pengajuan dua hak inisiatif DPR Papua berbentuk Raperdasi digelar di ruang sidang DPR Papua, Kamis (9/7) kemarin.  Dari sidang yang dihadiri 33 anggota dari total 55 anggota ini  disampaikan empat pokok pikiran DPR Papua. Empat poin tersebut yaitu berkaitan dengan bidang pemerintahan, bidang ekonomi dan keuangan, infrastruktur dan dan bidang kesejahteraan rakyat.

Dibacakan oleh Plh Sekwan, empat poin ini dijabarkan bahwa bidang pemerintahan bukan karena banyaknya penghargaan yang diperoleh pemerintah tetapi lebih membutuhkan pelayanan prima dan ketersediaan akses yang mudah dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta merata. Masyarakat mengusulkan pemekaran kampung dan distrik serta  peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan. Bidang ekonomi dan keuangan dimana dijelaskan bahwa saat ini urat nadi perekonomian masih didominasi pertambangan, pertanian dan perkebunan sehingga patut dimanfaatkan dan dikelola serta difasilitasi oleh pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Lalu angka kemiskinan yang bertambah, kurang  ketersediaan modal dan sarana prasarana yang bisa diakses oleh masyarakat ekonomi kecil dan menengah. Lalu poin ketiga adalah infrastruktur  dimana aspirasi yang diserap adalah perlunya pembangunan jembatan, rumah layak huni dan sanitasi air bersih bagi masyarakat, pembangunan pendidikan, kesehatan dan jaringan komunikasi internet. Dan poin terakhir adalah bidang kesejahteraan rakyat dimana perlu peningkatan penyediaan SDM pendidik, guru, tenaga medis, dokter mantri dan suster, penyerahan bantuan sosial dalam peningkatan rumah – rumah ibadah.

Pimpinan sidang, Yulianus Rumboirussy menyampaikan bahwa sesuai pasal 108 huruf F Undang undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, anggota DPRD Provinsi berkwajiban menyerap dan berhimpun aspirasi konstituen dan DPR kabupaten dan provinsi memberikan saran dan pendapat dari pokok pikiran dalam mempersiapkan rancangan APBD sebelum peraturan kepala daerah tentang rencana kerja kepala daerah ditetapkan.  “Jadi aspirasi ini perlu disiapkan lalu ditetapkan kemudian memberikan rekomendasi kepada pemerintah sebelum pemerintah menjalankan roda pembangunan. Tujuannya satu, pembangunan yang dilakukan sesuai dengan mimpi masyarakat,” kata Rumboisurry.

Wakil Gubernur, Klemen Tinal yang turut hadir memberi apresiasi atas  upaya yang sudah dilakukan DPRP. Ini menurutnya penting agar program pembangunan yang dilakukan lebih berbobot. “Tidak semua pembangunan yang dilakukan pemerintah itu tepat, jadi  aspirasi yang dikumpulkan DPR ini menjadi pelengkap dan masukan yang sangat berarti, kami berterimakasih,” singkatnya. Sidang selanjutnya akan dilakukan esok (hari ini, Jumat, 10/7). (ade/wen)

1 thought on “Dibagi Dalam Empat Pokok Pikiran

  1. Hanya perlu modal dikit aja kita bisa jadi kaya,
    gimana caranya yaa…???
    buruan dech ke dupa88
    bikin hati senang kondisi dompetpun tenang….
    TAPI jangan lupa join now, kalo mau cepat ikutan kaya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *