Tidak Ada Rekrutmen Paskibraka

Upacara HUT ke-75 Kemerdekaan RI Dilakukan Terbatas

JAKARTA, Jawa Pos – Pandemi Covid-19 membuat banyak rencana buyar. Termasuk di dalamnya peringatan HUT Kemerdekaan RI. tahun in harusnya perayaan dilakukan besar-besaran karena merupakan ulang tahun berlian alias ke75. Namun, rencana-rencana yang disusun kandas. Peringatan hari kemerdekaan RI tahun ini akan serbaterbatas.

Sekretariat Presiden memastikan puncak peringatan hari kemerdekaan berupa upacara bendera tetap ada. Namun, dilakukan dalam format baru. Tidak ada lagi peserta dan undangan upacara karena semua dibatasi. ’’Jadi yang di istana itu adalah bapak presiden beserta ibu, pak wapres beserta ibu, dan seluruh pejabat yang hanya ada tugasnya,’’ terang Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono di lobi Sekretariat Negara kemarin (6/7).

Dalam arti, para petugas upacara seperti pembaca teks proklamasi yang biasanya dilakukan bergantian tiap tahun antara Ketua MPR, DPR, dan DPD. Atau pembaca doa yang biasanya dilakukan menteri Agama. Ditambah dengan Panglima TNI dan Kapolri. Merekalah yang akan hadir mengikuti upacara di halaman Istana Merdeka.

Kemudian, agenda inti upacara yakni pengibaran Bendera Merah Putih juga akan menggunakan format baru. Tidak ada lagi barisan yang terdiri dari tim 17, 8, dan 45. ’’Kami mengambil keputusan bahwa paskibra yang digunakan hanya tiga itu diambil plus cadangan satu,’’ lanjut Heru. Ketiganya adalah pasukan inti yang mengibarkan bendera setiap tahunnya.

Untuk itu, tahun ini Kemenpora tidak mengadakan seleksi paskibraka nasional. Pengibar bendera untuk upacara tahun ini diambil dari pasukan cadangan paskibraka 2019. Heru menegaskan, undangan tetap akan disebarkan seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, itu adalah undangan untuk menyaksikan jalannya upacara dari kediaman masing-masing alias secara virtual. Masyarakat tidak akan diundang demi mematuhi protokol kesehatan yang masih melarang adanya kegiatan berkumpul.

Mensesneg Pratikno menjelaskan, pada prinsipnya upacara di Istana tetap dilangsungkan dalam kondisi terbatas. Namun, partisipasi masyarakat diharapkan tetap bisa maksimal melalui kehadiran secara virtual. ’’Bahkan juga kita mengenalkan sebuah tradisi baru,’’ terang Pratikno.

Tradisi baru itu akan dilakukan saat lagu kebangsaan Indonesia raya dikumandangkan. Semua masyarakat Indonesia di manapun berada diharapkan menghentikan kegiatannya sejenak. Kemudian berdiri tegak serta khidmat mengikuti kumandang lagu Indonesia raya saat upacara berlangsung.

Pratikno menuturkan, sebenarnya tidak lama setelah peresmian kabinet Indonesia maju sekitar November lalu, Presiden Joko Widodo memanggil dia dan menparekraf Wishnutama. Mereka diminta segera merancang perayaan HUT ke-75 kemerdekaan RIU secara besar-besaran. Melibatkan pula masyarakat internasional untuk menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara besar.

Belasan negara sudah menyatakan siap hadir dalam sebuah karnaval, namun pandemi Covid-19 memaksa pihaknya menyesuaikan dengan keadaan. ’’Termasuk karnaval internasional juga kita batalkan,’’ lanjut mantan rektor Universitas Gadjah Mada itu. perubahan lainnya, rangkaian perayaan dimulai sejak awal Juli, tidak lagi di awal Agustus.

Menparekraf Wishnutama memastikan kreativitas perayaan HUT ke-75 kemerdekaan RI tidak akan terhambat pandemi. Pihaknya akan merancang sedemikian rupa agar perayaan kali ini melibatkan berbagai kreasi dan inovasi. Agar memacu masyarakat lebih bersemangat menjadi lebih baik. ’’Justru lebih baik daripada sebelum Covid-19,’’ terangnya. Ragam kreativitas itu akan ditampilkan secara virtual sebelum upacara. Baik upacara pengibaran maupun penurunan bendera.

Sementara, untuk kebiasaan baru, tidak hanya sekadar berdiri saat kumandang lagu Indoensia raya. Pulik diharapkan juga ikut menyanyikannya. Yakni, pada 17 Agustus pukul 10.15. Pada pukul 10 akan ada sirine panjang, kemudian sesaat berikutnya ada sirine lagi sebagai penanda masyarakat bersiap berdiri untuk ikut emnyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya. (byu/JPG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *