Befa Yigibalom: 70 Ribu Alumni yang Tersebar di Seluruh Dunia Wajib Bersatu

TERIMA PATAKA: Rektor Uncen, Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T, MT., saat memberikan petaka kepada Ketua PP KAMI Uncen, Befa Yigibalom, SE., M.Si., usai pelantikan.(Yewen/Cepos)

Rektor Uncen Resmi Lantik PP KAMI Uncen

JAYAPURA- Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen), Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T, MT., resmi melantik Pengurus Pusat Keluarga Alumni (PP KAMI) Universitas Cenderawasih periode 2020-2023 di Auditorium Universitas Cenderawasih, Kampus Abepura, Selasa (7/7).

Pelantikan ini ditandai dengan penyamatan pin dan penyerahan petaka yang diterima langsung oleh Ketua Umum PP KAMI Uncen, Befa Yigibalom, S.E, M.M yang didampingi oleh Wakil Sekretaris Jenderal PP KAMI Uncen, Paskalis Howay, SKM., dan Bendahara Umum PP KAMI Uncen, Dr. Elsyan Marlisa, SE, M.Si.

Rektor Uncen, Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T, M.T mengatakan, dengan adanya kolaborasi dan kerja sama antara alumni Uncen dengan pihak Civitas Uncen tentu sangat diperlukan dalam peningkatan dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di tanah Papua melalui Universitas Cenderawasih.

“Hari ini (kemarin, Red) harga diri Uncen ada di tangan para alumni sekalian. Ketika para alumni dapat berkarya dan melayani dengan baik dan berhasil, maka akan memberikan kebanggaan bagi Uncen. Dan kami para dosen akan bangga dan bertepuk dada atas keberhasilan para alumni-alumni kita,” katanya.

Safanpo mengharapkan adanya solidaritas dan perasaan yang sepenanggungan bagi semua alumni, untuk terus bekerja dalam melayani masyarakat di mana saja berada. Terutama dalam tugas dan tanggung jawab di bidangnya masing-masing.

Sementara itu, disela-sela menerima bendera pataka dari Rektor Uncen, Ketua PP KAMI Uncen, Befa Yigibalom, SE., M.Si., mengungkapkan, dirinya bersama semua pengurus bersedia untuk menerima amanah dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas-tugas kedepan untuk membangun Uncen selama 3 tahun masa kepengurusan kedepan.

“Kami bersedia menerima tanggung jawab ini sebagai amanat dalam melaksanakan tugas-tugas terbaik kedepan bagi Universitas Cenderawasih,” ungkapnya.

Befa mengucapkan syukur dan terima kasih karena selama 58 tahun Uncen berdiri baru dilakukan pelantikan terhadap PP KAMI Uncen. Mandat ini telah diterima langsung setelah dilantik secara resmi oleh Rektor Uncen.

“Dengan adanya mandat ini, maka 70 ribu alumni yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan di seluruh dunia, kita wajib bersatu untuk melihat kembali ke kampus,” ucapnya.

Befa mengatakan, alumni Uncen saat ini banyak sekali tersebar di berbagai bidang. Baik sebagai pengusaha, advokat atau pengacara, bupati, wali kota di Papua dan di Indonesia. Maka ini waktu yang tepat untuk menanamkan sesuatu di Uncen, sehingga bisa dikenang oleh sejarah.

“Saya berharap kalau ada ruang kuliah mahasiswa yang kapasitasnya terbatas karena mahasiswanya berlebihan, sehingga mereka harus duduk di lantai yang ada di beberapa fakultas, maka dalam raker ini akan dibahas dan bisa dilakukan secara bersama-sama oleh alumni Uncen,” harapnya.

Tidak hanya itu, Befa mengatakan, sambil membangun sekretariat, pengurus akan melakukan pendataan terhadap semua alumni.  Sehingga bisa terdata semua alumni dari angkatan pertama sampai sekarang. Hal ini untuk memberikan bobot terhadap Uncen kedepan.

“Kita berdoa semoga pengurus tahun ini bisa dimampukan, sehingga di akhir tahun ini para alumni yang kurang lebih 70 ribu itu bisa terdata dalam website atau aplikasi alumni Uncen mulai dari nama, pekerjaan sampai keberadaan mereka diberbagai dunia dan di berbagai daerah yang ada di Indonesia dan di tanah Papua,” ujarnya.

Befa menyatakan, pihaknya mempunyai tugas adalah bagaimana mendata semua alumni yang tersebar di seluruh dunia di dalam website alumni Uncen dan membangun sekretariat PP KAMI Uncen. Dimana ketika alumni Uncen bersatu, maka para alumni bisa membangun ruangan-ruangan yang diperlukan oleh seluruh mahasiswa yang ada di Uncen.

“Uncen menjadi tumpuan harapan bagi anak-anak Papua kuliah di sini, sehingga tidak bisa kita tinggal diam sebagai alumni. Tetapi semua alumni yang hari ini menjadi pejabat dan kepala daerah bisa buat memo 1 miliar untuk membantu dalam pembangunan gedung kuliah di Uncen,” pungkasnya. (bet/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *