Anggaran Kantor Baru Bupati Tak Terganggu Covid -19

Puing -puing Kantor Bupati Jayawijaya yang terbakar tahun lalu, kini telah dirubuhkan untuk dibangun kembali dengan anggaran APBD yang disiapkan selama 2 tahun. (Denny/ Cepos)

WAMENA-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengaku bahwa pembangunan Kantor Bupati Jayawijaya yang terbakar pada 23 september 2019 lalu,  menjadi program prioritas. Karena itu, proses pembangunannya tak terpengaruh dengan penanganan Covid -19 di Jayawijaya.

  “Untuk kantor bupati yang baru ini menjadi prioritas, anggarannya tetap ada karena kantor itu adalah kebutuhan untuk pelayanan masyarakat, sehingga sama sekali tidak terganggu dengan penanganan Covid 19 di Jayawijaya,” ungkapnya Senin (6/7) kemarin.

   Untuk sementara, kata Bupati Jayawijaya, pemerintah sedang melakukan proses lelang lewat LPSE dimana semua desainnya akan dimasukkan dalam pelelangan.“Kita anggarkan dua tahun, sehingga anggaran ini tidak akan diganggu untuk penanganan Covid -19 atau digunakan untuk yang lainnya,”kata Jhon Banua.

   Ia memastikan untuk pembangunan kantor Bupati Jayawijaya yang baru murni menggunakan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Jayawijaya, kemarin memang ada bantuan tetapi itu dari  Otsus  Pemerintah Provinsi Papua, sehingga tak boleh digunakan, sehingga pemerintah melakukan Change dengan menggungkan APBD saja.

   “Anggaran yang kita gunakan murni adalah APBD Jayawijaya , memang ada bantuan dari Provinsi tetapi itu dalam struktur otsus sehingga tak boleh digunakan, oleh karena itu digunakan APBD,” jelasnya Jhon Banua yang mengakut tidak bantuan pemerintah pusat untuk membangun kantor ini. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *