Wow di Jayapura, Ada Anak SD Sudah Hisap Ganja

Christian Sohilait. Ft.Gamel/ceposonline
JAYAPURA – Kepala Dinas P dan P Provinsi Papua, Christian Sohilait mengungkapkan bahwa pihaknya merasa prihatin mengingat dari laporan yang diterima ternyata saat ini peredaran narkoba telah masuk ke seluruh lapisan masyarakat yang tak hanya orang dewasa tetapi juga anak-anak. Bahkan dari hasil diskusinya dengan Kepala BNN Papua termasuk Dir Narkoba Polda Papua ternyata sudah ada anak SD yang terlibat dengan barang haram tersebut.
Bukan sebagai pengedar namun pengguna. “Ini hasil pertemuan kami dengan pihak BNN maupun Dir Narkoba, ada anak SD yang sudah mengkonsumsi narkoba dan ini bahaya sekali,” kata Sohilait di kediamannya di Angkasa, Distrik Jayapura Utara, Jumat (3/7). Pihaknya sendiri menindaklanjuti berbagai laporan ini dengan menyiapkan MoU dengan BNN Papua. Salah satu isinya adalah melakukan tes urin terhadap seluruh tenaga pengajar termasuk peserta didik.
Ini untuk mengetahui seberapa besar dampak buruk barang haram ini di lingkungan pendidikan sekolah. “Kami akan minta semua tes urin. Ini wajib, mau guru atau anak sekolah harus tes,” tegas Sohilait. Ia menyebut persoalan covid 19 memang memberi dampak luas namun pihaknya tak ingin tutup mata dengan dampak lain terutama yang berkaitan dengan lingkungan sosial. “Covid menurut saya memang berbahaya tapi persoalan sosial juga tak kalah bahayanya. Bayangkan jika karena anrkoba rusak masa depan anak – anak,” jelasnya.
Mantan Sekda Lanny Jaya ini juga meyakini jika barang haram ini bukan datang dengan sendirinya tetapi pasti ada faktor dari luar, terutama orang yang lebih dewasa. “Saya pikir ada hal lain yang harus dipikirkan untuk menyelamatkan mereka, pemerintah juga sudah perlu memikirkan soal tempat rehabilitasi narkoba sebab ini penanganannya berbeda,” tegasnya. (ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *