Anggaran PUPR Kota “Terpotong” Rp 23 M

Nofdi J. Rompi

Untuk Penanganan Dampak Covid-19 Kota Jayapura

JAYAPURA-Kepala Dinas PUPR PKP Kota Jayapura Nofdi J.Rampi mengungkapkan, untuk alokasi dana dari Dinas PUPR PKP Kota Jayapura yang dilakukan revisi  dalam penanganan dan dampak Covid-19 Kota Jayapura totalnya lebih Rp 23 miliar.

  “Kita tahap  pertama dalam penanganan Covid-19 dan dampaknya ada sebesar Rp 6 miliar lebih, tahap kedua dalam menanggulangi defisit dari APBD diambil 54 persen ada sekira Rp 17 miliar lebih . Jadi semua dana ini  pengambilannya bersumber dari  dana insentif daerah,  dana bagi hasil, Dana Alokasi Khusus dan Dana Alokasi Umum,”ungkapnya, Kamis (2/6) kemarin.

  Diakui, memang dampak wabah Covid-19, banyak dana yang dilakukan revisi, namun tetap sesuai aturan  pemerintah pusat  melalui Menteri Keuangan, maupun kebijakan pemerintah daerah sendiri.

Sehingga, yang seharusnya tahap pertama kegiatan sudah bisa terserap karena belum bisa ada pelelangan, namun syukur sekarang hidup kembali ada DAK cadangan untuk bisa dilanjutkan  pelelangan tahap berikutnya yang bisa berlangsung di bulan Juli, bisa dilakukan kontrak untuk tahap pertamanya, dengan menunggu Peraturan Menteri Keuangan terbaru.

Selain itu, memang ada kegiatan yang sudah selesai, namun ada dampak dari Corona, penyerapan tidak ada, pasalnya dalam pembayaran ditunda dulu, untuk diprogramkan lagi tahun depan.

  “Walaupun ada dampak wabah wabah Corona memang ada program prioritas wali kota yang masih bisa dikerjakan walaupun dananya dilakukan seperti lanjutan pembangunan gedung sayap kanan kantor wali kota, pembangunan rumah layak huni di 14 kampung dari sumber dana Otsus yang tidak bisa dananya di korek,”jelasnya.(dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *