Video Dipotong, RHP Nilai Ada yang Segaja Ingin Merusak Hubungan Bupati Lapago

Bupati Mamberamo Tengah Ricki Ham Pagawak. foto : Denny /Ceposonline

WAMENA – Bupati Mamneramo Tengah Ricki Ham Pagawak, mengatakan jika video berdurasi pendek yang muncul di Media sosial Youtube sengaja diviralkan orang tidak bertanggungjawab untuk memecah belah persatuan Bupati di Wilayah Lapago sebab pernyataan itu telah disampaikan pada bulan maret lalu dan sengaja dipotong agar tidak mendapat maksud yang disampaikan.

RHP menyatakan saat itu ia mengantar bantuan covid yakni alat kesehatan, sosialisasi dan membawa bahan makanan untuk sebuah kampung di wilayah Poga yang masuk kedalam wilayah Kabupaten Mamberamo Tengah,

” Pernyataan saya itu sengaja dipotong dalam video yang berdurasi 10 detik, sebenarnya masih panjang sehingga tak dapat maksud dan tujuannya,”ungkapnya kepada Ceposonline via selulernya Rabu (1/7) kemarin.

Pernyataan yang dikeluarkan RHP, di wilayah Poga ada 4 puskesmas , yang pertama dibawah ada Puskesmas milik Pemda Jayawijaya, Lanny Jaya, Naik keatas ada Puskesmas Milik Pemda Mamberamo Tengah dan Tolikara, waktu lewat ia bertanya ke masyarakat jika pelayanan kesehatan jalan atau tidak.

“Disini saya mau meluruskan, karena ceritanya pada hari itu Puskesmas Mamberamo Tengah yang jalan dan lain tidak, mungkin belum dibuka, sehingga saya sampaikan hari ini hanya pelayanan kesehatan di Puskesmas Yikwanak Mamberamo tengah yang lain tak jalan pada hari itu,”jelas Bupati Mamteng.

Ia menegaskan, jika ia tidak dapat laporan dari masyarakat tidak mungkin ia bicara seperti itu, perkampungan di wilayah Poga kalau mau dibilang masuk Wilayah Tolikara susah, wilayah Mamteng susah, Jayawijaya susah dan Lanny Jaya juga susah, karena mereka satu masyarakat yang dilayani 4 kabupaten.

“Video yang dikeluarkan itu ada orang yang sengaja mau bikin rusak hubungan 4 bupati Lapago, saya turun langsung bertemu dan menyapa masyarakat di sana sehingga pernyataan itu usai bertemu dengan masyarakat yang menyatakan 3 puskesmas tak jalan sehingga saya sampaikan begitu,”tegasnya.

Ia menambahkan, video itu diambil pada bulan maret lalu, bukan sekarang ini atau bulan lalu, dan itu video lama sehingga ia melihat video ini disebarkan untuk merusak hubungan antara bupati Lapago saja , tidak ada maksud lain dari stegmennya yang sengaja dipotong -potong. (jo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *