Pengawasan Prokes di Zona Merah Lebih Diperketat

Mathius Awoitauw (Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Tingkat kepatuhan warga untuk menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) di 3 daerah zona merah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jayapura sampai sekarang masih sangat rendah. Padahal sosialisasi dari tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura gencar dilakukan. Menyikapi hal ini, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si  yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menegaskan, selain ada wacana memberlakukan pembatasan khusus di 3 zona merah tersebut, juga akan memperketat pengawasan protokol kesehatan. 3 daerah zona merah itu yakni Distrik Sentani, Sentani Timur dan Waibu.

“Pengawasan akan lebih diperketat, kepatuhan masyarakat ini rendah sekali, protokol kesehatan yang diwajibkan ternyata masih kurang, angka naik terus. Kita harus hentikan, penyebaran ini jangan sampai naik lagi,” tegas Bupati Mathius Awoitauw saat ditemui wartawan di Kantor Bupati Jayapura, Senin (29/6).

Bupati menambahkan, pengawasan di zona merah yang diperketat ini akan diberlakukan selama 28 hari. Pengawasan juga nantinya melibatkan aparat TNI/Polri dan unsur lainnya, termasuk ASN Pemkab Jayapura.

Lebih lanjut dia mengatakan, khusus zona merah, belum dapat dipastikan apakah pemberlakuan pembatasan waktu khusus sampai pukul 14.00 WIT,  tergantung melihat kondisi 1 bulan ke depan.”Kita coba tingkatkan dulu pengawasannya,”tandasnya.

Pengawasan mengenai ketertiban masyarakat di lapangan juga melibatkan ASN. Sebagian ASN harus berada di kantor dan  sebagiannya harus turun langsung ke lapangan atau kampung mendampingi masyarakat di kampung.  Pengawasan juga akan difokuskan di kota, pusat perbelanjaan, pasar dan  tempat ibadah.

“ASN sebagian kerja di kantor, yang lain dampingi masyarakat di kampung, lainnya lakukan pengawasan di kota, toko, mall pasar dan tempat ibadah, itu harus dibagi tugas selama 1 bulan penuh atau 28 hari,” tuturnya.

Bupati Awoitauw menyatakan, jika hasil evaluasi pengawasan zona merah yang diperketat ini tak menunjukkan perubahan yang signifikan maka tidak menutup kemungkinan, pihaknya kembali memberlakukan pembatasan operasional ke pukul 14.00 WIT, khusus di zona merah. “Kita lihat dulu hasilnya, kalau masih tinggi, kita naikkan ke pukul 14.00 WIT,”ungkapnya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *