Disnaker Turunkan Tim ke PT  Dogeng Prabawa

Hananto, SH. (Sulo/Cepos)

MERAUKE-Dinas Tenaga  Kerja (Disnaker)  dan  Transmigrasi  Kabupaten Merauke  menurunkan  tim  ke  Maam, Distrik  Ngguti  Kabupaten Merauke terkait dengan laporan   pemutusan  hubungan kerja  (PHK) yang dilakukan   oleh PT Dogeng  Prabawa terhadap puluhan pekerjanya. Tim tersebut   rencananya akan berangkat  hari ini   setelah  melakukan pengurusan surat  kesehatan dan surat jalan  dari Gugus  Tugas Covid -19.

   “Rencananya    kami  dengan tim akan  turun ke   Maam  untuk melakukan pengecekan terkait   informasi tersebut. Sekarang kami   sedang mengurus  surat  sehat dan surat jalan di Posko  Covid. Ini karena kita harus melewati  Asiki, Kabupaten Boven Digoel  menuju  Maam,’’ kata   Kepala Bidang  Pembinaan  Hubungan Industrial  dan Jaminan Sosial  Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja  dan Transmigrasi Kabupaten Merauke,   Hananta, SH, saat dihubungi media ini,  Senin  (29/6).   

   Menurut  Hananta, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, sebanyak   75  orang yang   tidak dapat dipekerjakan lebih lanjut   setelah direkrut. “Tapi, sebenarnya  bukan   PHK.   Tapi, awalnya ada pembukaan    lahan  lebih lanjut. Tapi, karena   ada dari    LSM  yang  melarang  adanya pembukaan lahan  baru, sehingga  tenaga kerja yang sudah disiapkan  untuk membuka  lahan itu akhirnya  dikembalikan,’’ terangnya.

   Namun pastinya seperti  apa, kata     Hananta,   setelah pihaknya  melakukan pengecekan   langsung  lapangan. “Makanya  kita turun  untuk  melakukan pengecekan  terlebih dahulu seperti    apa sebenarnya  yang terjadi,” pungkasnya.     

  Sekadar diketahui, PT  Dogeng Prabawa  adalah salah satu  anak perusahaan kelapa sawit dari  PT Korindo  Group yang beroperasi  di Maam  Distrik  Ngguti, Kabupaten Merauke. Untuk   sampai  di wilayah ini   lebih mudah  ditempuh  dengan jalur  darat  dari Merauke ke Asiki melalui  jalan Trans  Papua sekitar  5-6 jam  perjalanan. Kemudian    dari  Asiki menyusuri Kali Digoel   dengan menggunakan speed boat atau kapal   sampai  di  Maam, perbatasan antara Mappi dan  Merauke. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *