Pantau 1 Juli, 500 Personel Keamanan Diturunkan

APEL KESIAPAN: Anggota TNI-Polri saat mengikuti apel kesiapan pengamanan kalender Kamtibmas di Mapolresta Jayapura Kota, Selasa (30/6). (Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Sebanyak 500 personel gabungan TNI-Polri diterjunkan untuk mengawasi situasi Kamtibmas di wilayah Kota Jayapura pada 1 Juli 2020. Sebagaimana 1 Juli selama ini disebut-sebut sebagai hari lahirnya Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Adapun 500 personel ini akan ditempatkan di beberapa titik di wilayh hukum Polresta Jayapura. Melakukan patroli dan mengawasi situasi Kamtibmas.

Kapolresta Jayapura Kota, AKBP. Gustav R Urbinas menyampaikan, pihaknya tetap melaksanakan tugas rutin juga melakukan kegiatan Kepolisiaan yang ditingkatkan berupa patroli dan sweeping selektif. Dengan melibatkan personel polresta dan jajaran Polsek, satuan fungsi di Polda Papua.

“Kegiatan kita mulai terhitung Selasa (30/6) malam hingga Kamis (2/7),” ucap Kapolresta kepada wartawan, Selasa (30/6).

Dikatakan, kegiatan yang akan dilakukan berupa patroli wilayah  yang ditingkatkan melakukan razia selektif pada jam-jam rawan. Dimana setiap wilayah Polsek terdapat satu titik kegiatan yang akan dilaksanakan pada tempat dan jam yang sudah direncanakan hingga pagi hari.

“Kami melakukan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan, termasuk di wilayah perbatasan  dengan melakukan penebalan personel,” kata Kapolresta.

Lanjut Kapolresta, apabila ada kegiatan aktivitas masyarakat yang tidak melakukan pemberitahuan atau tidak mendapat rekomendasi dari pihak kepolisian, maka kegiatan tersebut tidak akan diizinkan.

“Kita akan melakukan upaya-upaya komunikatif dan imbauan supaya kegiatan yang melanggar undang-undang dan norma-norma hukum dan sosial kemasyarakatan tidak dilaksanakan,” tuturnya.

Selain itu lanjut Kapolresta, saat ini masih dalam kondisi Covid-19. Sehingga untuk  kegiatan masyarakat yang bersifat mengumpulkan orang atau berkerumun tidak direkomendasikan untuk berkumpul.

“Apabila tidak dipatuhi, maka langkah tegas kita melakukan pembubaran. Namun kita kedepankan upaya-upaya persuasif dan pencegahan. Beraktivitaslah seperti biasa, tidak perlu ada kegiatan yang melanggar norma hukum atau norma sosial masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, upacara Korps Raport kenaikan pangkat anggota Polresta Jayapura Kota periode 1 Juli 2020 berlangsung di halaman apel Mapolresta Jayapura Kota yang dipimpin langsung Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R.

Sebanyak 24 personel Polresta Jayapura Kota yang naik pangkat yakni Aipda ke Aiptu 4 personel, Bripka ke Aipda 7 personel, Brigadir ke Bripka 11 personel  dan Bripda ke Briptu 2 personel. 

Kapolresta Gustav Urbinas mengatakan, kenaikan pangkat merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bagi personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, disiplin serta loyalitas yang tinggi sehingga mendapat reward dari Institusi Polri berupa kenaikan pangkat.

“Korp raport kenaikan pangkat yang merupakan salah satu program pembinaan karier bagi personel Polri dengan memperhatikan berbagai aspek baik moral dan mental kepribadian, kemampuan, prestasi kerja,” ucap Gustav Urbinas.

Dengan kenaikan pangkat ini, tanggung jawab anggota Polri kepada masyarakat bertambah. Sebab, pangkat harus berbanding lurus dengan tanggung jawab. Untuk itu, pengabdian harus prima dan tugas kedepan akan semakin berat mengingat tugas Polri kedepan sangat banyak dan penuh tantangan.

“Saya berharap, kenaikan pangkat dapat menjadi motivasi dapat menjadi motivasi dan semangat untuk melaksanakan tugas yang lebih baik lagi, terutama dalam mewujudkan visi misi Polri yang Profesional, modern dan terpercaya, sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya. (fia/nat)

(fia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *