Pimpinan OPD Diminta Daftarkan Honorer Jadi Peserta BPJS

Sekda Jayapura, Hanna Hikoyabi saat menyerahkan dana santunan kepada salah satu ahli waris di Lapangan  Apel  Kantor Bupati Jayapura, Senin (29/6).(Robert Cepos)

SENTANI- Sekretaris Daerah (Sekda)  Jayapura, Hanna Hikoyabi mendorong pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendaftarkan honorer pegawai non ASN di masing-masing OPD sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Hal ini disampaikan Sekda  usai  menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris anggota Satpol PP Kabupaten Jayapura saat apel pagi di Kantor Bupati Jayapura, Senin, (29/6).

  Sekda mengakui, saat ini jumlah honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura terdata sekitar 800 orang. Ratusan honorer ini, lanjutnya diharapkan bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, agar bisa mendapatkan jaminan kecelakaan kerja dan kematian dengan membayar iuran per bulan di bawah Rp 20 ribu.

“Honorer hampir 800 orang, kita dorong supaya bisa mendaftar. Ini program bagus, honorer di OPD masing masing mengambil bagian untuk mendaftarkan pegawai non ASNnya, kecelakaan dan kematian bisa dapat jaminan,”kata Sekda Hanna Hikoyabi kepada wartawan di Sentani, Senin (29/6).

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Jayapura, I Ketut Arjaleksana menuturkan, santunan kematian yang diberikan kepada ahli waris anggota Satpol PP Kabupaten Jayapura itu sebesar Rp 42 juta. Ia menyebutkan saat ini baru 4 OPD di Pemkab Jayapura yang sudah memberikan perlindungan bagi pegawai non ASNnya.

“BPJS memberikan perlindungan kepada pegawai non ASN, kebetulan untuk di Kbaupaten Jayapura baru 4 OPD yang memberikan perlindungan kepada pegawai non ASN. Yang diikuti baru 2 program yaitu jaminan kecelakaan kerja dan kematian,” katanya.

Ia menambahkan, syarat menjadi peserta BPJS cukup mudah. OPD hanya mendaftarkan honorer dengan melampirkan KTP. Iurannya, kata dia hanya Rp 18 ribu setiap bulan.

“Proses pencairan santuan ini, apabila terjadi musibah, yang penting OPD melaporkan, kami tidak lanjut, ada formulir yang harus diisi,”ungkapnya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *