Hadapi New Normal, Bandara Nop Goliat Dekai Lakukan Simulasi

Pengelola Bandara Nop Goliat, aparat dan petugas yang terlibat dalam simulasi pelayanan kedatangan penumpang di Bandara Nop Goliat Dekai, baru-baru ini.

DEKAI-Kantor Unit Penyelengara Bandara Nop Goliat Dekai melaksanakan simulasi pelayanan kedatangan penumpang  di ruang kedtangan Bandara Nop Goliat Dekati, baru-baru ini. Kepala Bandara Nop Goliat Dekai, Setyani Mahendra mengatakan tujuan dari kegiatan simulasi yang dilakukan ini dalam rangka penerapan relaksasi new normal dan relaksasi penumpang masuk melalui Bandara Nop Goliat Dekai.

  “Bandara Nop Goliat Dekai sudah disetujui untuk kembali melayani penumpang pada 22 Juni lalu, dan kita masih menunggu  kepastian jadwal penerbangan dari pihak maskapai.”ungkap Setyani Mahendra.

  Selain itu, Mahendra menjelaskan bahwa simulasi ini penting dilakukan agar ketika dibuka maka semua komponen yang terlibat, baik pihak bandara tim kesehatan, keamanan dan tim dari gugus tugas serta Pemda sudah siap, ada sinergisitas di lapangan.

  “Kegiatan simulasi ini kami lakukan dengan tujuan untuk menghadapi transisi new normal atau relaksasi penumpang masuk, melalui Bandara Nop  Goliat Dekai, sehingga ketika penerbangan dibuka maka semua komponen yang terlibat di Posko Bandara, baik pihak bandara, tim kesehatan, keamanan dan tim dari  gugus tugas serta pemda sudah siap, dan masing masing paham dengan tugas dan tanggung jawab harus berbuat apa,” tuturnya.

  Selain itu dalam kesempatan tersebut orang nomor satu di Bandara Nop Goliat Dekai ini juga mengatakan bahwa dalam simulasi yang dilakukan ini, pihaknya mensimulasikan alur penumpang tiba sampai masuk ke ruang terminal kedatangan.

  “Untuk prosedurnya ketika kedatangan prosedur awalnya yaitu dari maskapai perwakilan maskapai membawa berkas kepada petugas bandara dan petugas kesehatan, setelah itu penumpang diarahkan untuk mencuci tangan di tempat yang sudah disiapkan dengan sabun, kemudian masuk ke ruang kedatangan melalui jalur yang sudah disiapkan, ke kursi yang sudah di iapkan untuk dilakukan tes suhu dan verifikasi berkas.”jelasnya.

  Ditambahkan Setyani Mahendra bahwa dari hasil simulasi yang dilakukan ini, estimasi waktu untuk satu penumpang bisa memakan waktu 5-15 menit untuk transit di ruang kedatangan sampai proses pemeriksaan dan verifikasi berkas selesai, barulah penumpang bisa keluar dari ruang kedatangan begitu juga untuk keberangkatan.

  “Jadi mohon maaf sebelumnya, karena inilah situasi yang harus kita terima karena situasi juga belum normal, karena kita baru transisi ke new normal dan ini harus kita jalankan agar tetap menjaga agar daerah kita tetap zona hijau.”tandasnya.

  Dalam kegiatan simaulasi  yang dikoordinir oleh pihak Bandara, juga melibatkan tim kesehatan, tim dari RSUD Dekai, piha airline, airnav, KP3 udara, aparat TNI dan bantuan operasional Bandara. Acara juga dihadiri  Kadis Kominfo  selaku kordinator Satgas komunikasi, informasi dan edukasi, dan Kapolres Yahukimo. (Diskominfo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *